Salam sejahtera !

At 17:25 11-03-1999 +1100 Luthfi R said:
>Hallo Mas Dayan!
>Sebenarnya kerja intel kita apa sih ?

Mereka juga memantau forum kita ini, sehingga seyogyanyalah -dan ini saya
ragukan- mereka yang memberikan tanggapan. Namun saya akan memberikan
pendapat, meski cuma sedikit dan belum tentu sesuai kenyataan.

Institusi intelijen di Indonesia lebih berbau militer dibandingkan sipil.
Karenanya mereka cenderung melihat segala sesuatu dengan kacamata keamanan.
Mereka juga kurang terampil untuk menyatu dengan masyarakat, sehingga lebih
banyak mengandalkan kemampuan sendiri, yang amat terbatas itu.


>Or maybe should I said, gimana sih kinerja mereka sebenarnya ?
>Saya kira dulu (before reformation)  intel2 kita hebat2, bisa ngedeteksi
>org2 yg kira2 membahayakan negara (suharto regime).

Contohnya apa ? GPK Warsidi ? Atau PRD ? daatkah Anda menyebutkan beberapa
contoh yang lebih berragam ?

Bagi saya, intel idaman -bukan berarti saya menyetujuinya- adalah seperti
yang dikisahkan sekilas dalam novel 1984, salah satu novel terbaik menurut
penilaian saya.


>Mungkin nggak kalah sama CIA, Mossad or what ever.
>Dan kinerja mereka itu nggak bisa ordinary people bayangkan.

CIA dan Mossad merupakan organisasi kontraintelijen. MHS -menurut hemat
saya- biro federal penyelidik (FBI) adalah badan yang cocok untuk kita
kembangkan di negara kita, karena bekerja secara ilmiah dan menggunakan
semua pendekatan ilmiah yang ada.


>Tapi sekarang kok kayaknya melempem yah ? Why ?

Tak taulah...


>Banyak kasus toh, dari soal penyadapan telepon org no. 1 di negeri ini
>sampe kerusuhan di Ambon.

Itu mah bukan kerjaan pintar ! Tiru saja mobil telkom, juga seragamnya serta
beli peralatan untuk menyadap di kotak sentral di pinggir jalan.


>Apa nggak bisa mereka menyusup (participant observation) ke kelompok2 yg
>bertikai, dari sana kan bisa ketahuan siapa yang menggerakan siapa dan
>bagaimana.

Orang intel seyogyanya lulusan S-1 atau pun hasil didikan yang setara,
selain kepemilikan bakat. Lihat saja bagaimana KGB dan Mossad merekrut
agen-agen mereka.


>Atau mungkin mereka sendiri (intel2) yang bermain disana atas perintah
>seseorang ?

Itulah bodohnya kita.



>What do you think folks ?


Kalau ingin membicarakan yang seperti ini, silakan bergabung di milis
[hankam] atau [teknologi-militer].


Dayan
Palembang-Indonesia

Kirim email ke