diskusi yang menarik. go on.


> mbak betty yang baik,
> saya sudah mebaca berita tsb dan bisa merasakan perasaan mbak betty
> sebagai orang asli ambon (maaf nih cuman nato aje, but honestly, i
> talk from the buttom of my heart).
> 
> tapi saya berusaha tidak bias membahas segala informasi yang masuk
> dikepala saya, baik itu posting2 yang mengklaim 'islam pendatang'
> atau 'kristen ambon' yang menjadi korban paling menderita. saya
> merasakannya hal tsb sebagai permasalahan umat secara umum dan
> sebagai anak bangsa indon secara khusus.
> 
> terus terang, saya sering kurang sepaham dengan opini berita2 dari
> oz tentang permasalahan kita. mereka sangat gencar sekali membahas
> masalah 'indogenous' yang memang beraneka ragam di negri kita, tapi
> mereka juga punya permasalahan yang sama dengan kaum 'indogenous oz'
> (aborigin). apakah mereka sudah merasa mampu menyelesaikan
> permasalahan tsb? karena terus terang saya melihat cukup banyak kaum
> aborigin yang sangat tertinggal pendidikan, taraf hidup dan
> kesehatannya. kalau saya tanyakan ke orang oz, selalu jawabannya
> "karena mereka memang tidak mau diajak maju, sehingga mereka seperti
> itu". 

nasehat seorang maling terhadap anaknya agar tidak mencuri tidak 
berkurang nilainya hanya karena dinasehatkan oleh seorang maling. 
'nadyan asor wijilipun, lamun becik pituturnya, iku wajib turutana' 
[meskipun keluar dari sudra, kalau ucapannya bagus, tentulah tentu 
pantas didengarkan, diresapkan dan dijalankan]. dan ini klop dengan 
semangat 'saling mewasiati'.
   
silakan terus berdiskusi. selamat berdiskusi.

Kirim email ke