>>Selasa, 20 April 1999
>>detikcom, Jakarta -
>>
>>Suara Cewek Ancam Bom Katedral
>>Reporter Rido Sarwono
>>
>>
>>Gereja Katedral yang letaknya persis berhadapan dengan Masjid
>>Istiqlal, Jakarta, Selasa (20/04/1999) diancam akan diledakan pada
>>pukul 13.00 WIB. Atas munculnya ancaman tersebut, Tim Gegana
>>diterjunkan untuk menyisir kemungkinan adanya bom tersebut.
>>
>>Ancaman bom tersebut, menurut seorang aparat keamanan yang bersiaga di
>>depan Gereja bersejarah itu, datangnya melalui telepon pada pukul
>>11.15 WIB. Yang menerima telepon gelap itu adalah Yanti, staf
>>sekretariat Gereja Katedral. Sedangkan penelepon gelapnya bersuara
>>wanita.
>>
>>Sang penelepon sudah tentu menyembunyikan jati dirinya. Sang penelepon
>>gelap tersebut kepada Yanti mengancam, bahwa ada bom yang diletakan di
>>dalam kompleks Gereja Katedral yang akan diledakan pada pukul 13.00
>>WIB. Ancaman tersebut segera dilaporkan ke aparat keamanan yang memang
>>sudah melakukan pengamanan di seputar Gereja Katedral.
>>
>>Setelah menerima laporan adanya ancaman bom tersebut, aparat keamanan,
>>segera menurunkan sebuah tim awal. Termasuk di antaranya melakukan
>>koordinasi dengan Tim Gegana Polda Metro Jaya. Sampai pukul 12.00 WIB,
>>Tim Gegana tersebut belum tiba di Gereja Katedral. "Sedang dalam
>>perjalanan,"kata seorang aparat keamanan kepada detikcom.
>>
>>Ancaman bom tersebut bisa dipastikan menambah runyam situasi. Aparat
>>keamanan sendiri, nampaknya tidak akan mengambil risiko berbuntutnya
>>peristiwa peledakan ruang perkantoran di lantai satu Masjid Istiqlal
>>pada Senin (19/04/1999). Bahkan sejak tengah malam setelah peledakan
>>itu terjadi, Jakarta diberlakukan Siaga 1. Belum diperoleh konfirmasi
>>akan status Siaga 1 itu masih dipertahankan, atau sudah dicabut.
>>
>>Sementara itu buntut peledakan itu merebak di Ujungpandang. Sampai
>>pukul 13.00 WITA, Ujungpandang masih digayuti suasana tegang. Di depan
>>Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Jl.Perintis Kemerdekaan,
>>meski tidak dilakukan dengan mencolok, namun tetap saja nuansa
>>pengamanan yang ketat masih terlihat.
>>
>>Aparat melakukan pengamanan tersebut lantaran berkembang isu bahwa
>>mahasiswa UMI akan melakukan aksi pawai dengan jalan kaki untuk
>>memprotes peledakan yang terjadi di lingkungan Masjid Istiqlal. Aksi
>>tersebut rupanya buntut dari peristiwa pembakaran Gedung Persatuan
>>Gereja Indonesia (PGI) dan Wisma Kare yang berada di lingkungan
>>Keuskupan Ujungpandang yang terjadi pada Selasa (20/04/1999) pukul
>>01.00 WITA dini hari.
>>
>>Mengenai pelaku peledakan di lingkungan Masjid Istiqlal, Selasa
>>(20/04/1999) pukul 12.00 WIB, masih dinyatakan buron. Banyak kalangan
>>berharap, polisi mampu mengungkap pelaku maupun motif dari peledakan
>>itu. Diharapkan, pengungkapan itu akan mampu mendinginkan suasana,
>>serta meneduhkan kembali emosi. Mampukah polisi? ***
>>
>>
>>Peace,
>>Rara
>>[God bless u all !]
>>
>>
>>
>Angie
>-------{--@
