Reno Surbakti         Ditulis Oleh Eddy Surbakti           www.tanahkaro.com, 
Kaban Jahe - Eddy Surbakti. Reno Surbakti dikenal sebagai pelaku seni yang 
multitalenta, selain sebagai pencipta lagu, Alm. Reno Surbakti dikenal juga 
sebagai penyanyi, Sutradara, Aktor, Produser, Pelawak dan penulis scenario. 
Semasa kecil Alm. Reno Surbakti menghabiskan masa kecilnya di desa Kelling atau 
yang sekarang ini dikenal dengan Desa Merdeka, Kab. karo, beranjak dewasa Reno 
Surbakti selain bersekolah juga bekerja sebagai penunggang kuda di sekitaran 
Gundaling, Berastagi. 
  Bakatnya bernyanyinya sudah kelihatan pada masa itu bermain gitar, 
menciptakan lagu dan bernyanyi mewarnai kehidupannya. Setelah bekerja atau pada 
saat beristirahat dia meluangkan waktunya dan menghibur diri dengan bermain 
gitar dan benyanyi. Lagu Perbaju Gara adalah lagu yang pertama diciptakannya. 
Inspirasi lagu Perbaju Gara ini muncul di saat trendnya masyarakat yang 
menggunakan baju berwarna merah.
  Semangat untuk bernyanyi di atas panggung diberikan oleh teman-teman yang 
berada bersama dia dikala itu. Mengajak Reno Surbakti untuk memberanikan diri 
bernyanyi di atas panggung, tepatnya di bukit Gundaling.  
    Selengkapnya... 
Museum Karo Lingga         Ditulis Oleh Eddy Surbakti           
www.tanahkaro.com, Desa Lingga - Eddy Surbakti . Meseum karo Lingga yang 
terletak di Desa lingga, Kac. Simpang Empat, Kab. Karo, sekitar 15 Km dari kota 
Berastagi yang dikenal memiliki udara sejuk. Peresmian Bangunan baru Meseum 
Karo Linggadilakukan pada tahun 1979 oleh Letjen. GM. Mantik, dan diresmikan 
menjadi museum pada tahun 1989 sekaligus menjadi yayasan Meseum Karo Linggayang 
diresmikan oleh Bupati karo pada saat itu yaitu Rupai Perangin-angin

Museum karo lingga, diisi beberapa benda benda peninggalan sejarah pada masa 
lampau, seperti : Alat musik Termasuk juga kulcapi raja yang memiliki ukuran 
yang lebih besar dari pada kulcapi yang dikenal pada saat ini, alat alat 
perlengkapan rumah tangga, alat alat pertanian, alat alat yang digunakan pada 
ritual keagamaan ( Kepercayaan), hasil hasil kerajinan tangan seperti patung, 
Uis Karo ( pakian adat karo), Uang Lama, Foto foto sibayak lingga dan 
perkampungan Lingga tempo dulu, senjata tradisional karo, dan banyak lagi 
peninggalan sejarah karo pada zaman zaman dulu.


    Selengkapnya...   
Monang Sinulingga Di Hari Tua         Ditulis Oleh Eddy Surbakti          
www.tanahkaro.com , Kaban Jahe - Eddy Surbakti. Banyak sisi kehidupan yang 
dapat memperkenalkan Taneh karoadat istiadat dan sisi sisi lain yang menarik 
untuk dikaji lebih mendalam. Dibidang olah raga banyak juga masyarakat karo 
yang mempunyai prestasi dipanggung nasional dan internasional. Monang 
Sinulingga, pria kelahiran tahun 1946 dengan nilai ELO rating pecatur Indonesia 
 okteber 2006 ( data terakhir yang diperoleh ) sebesar 2295. kedepan depan 
masyarakat luas. Taneh Karo yang selalu di identikan dengan keadaan alam baik 
secara pariwisata maupun pertanian, keunikan budaya/
  Pria berasal dari desa lingga kab. Karo, pada tahun 1952 menghabis kan 
waktunya di Namo terasi, Kec. Binjai. Membantu orang tuanya untuk bertani dan 
bercocok tanam. Sehingga pada tahun 1966 kembali kab. Karo
  Pendidikan dari alam dan lingkungan sekitarnya membawa Monang Sinulingga ke 
pentas percaturan nasional dan internasional. Keahlian Monang Sinulingga 
bermain Catur Karo, memberikan warna tersendiri dalam memainkan catur 
international. Hal ini diungkakan oleh Baginda Purba, yang mendampingi Monang 
Sinulingga saat diwawancarai di warung catur yang terletak di Simpang Samura 
No. 2 kaban Jahe (11/07) 
    Selengkapnya... 
Kesulitan Ekonomi, Suami-istri Berusia Uzur Jualan Tebu Keliling 
Kabanjahe-Berastagi         Ditulis Oleh Boyran Gintings          Tanah karo 
(SIB), 9  September 2007. Akibat kesulitan ekonomi suami-istri berusia uzur, 
hampir setiap hari berjalan kaki memikul tebu untuk dijual keliling kota 
Kabanjahe dan Berastagi. Pasangan suami-istri itu adalah Perpulungen Tarigan 
(70) dan istrinya, Ganti beru Sinuhaji (64) warga desa Ajijahe Kecamatan 
Tigapanah Kab Karo.
    Selengkapnya...           Mantan Komandan Korem Jambi dan Pengusaha Karo 
Sumbang Pembangunan Gereja HKBP Kutanbelin         Ditulis Oleh Boyran Gintings 
         Tanah karo (SIB), 9 September 2007. Bekas Komandan Korem 042, Garuda 
Putih Jambi, Brigjen Purn Selamat Ginting sumbang pertapakan gereja GBKP Desa 
Kutambelin Kecamatan Tigapanah, Karo dan uang Rp15.000.000. Sementara pengusaha 
sukses Karo di Jambi dan Sumut, DR kena ukur Surbakti sumbang Rp5.000.000 pada 
acara pengumpulan dana, Minggu (9/9) di lost Desa Kutambelin.
  Sementara Pemkab Karo sumbang Rp10.000.000 dan pengusaha lainnya Daulat 
Tarigan mewakili grup 'Gunung Mulia' sumbang bahan fisik pondasi bangunan 
gereja.
    Selengkapnya... 

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke