di website Harian Analisa www.analisadaily.com pagi ini (21/02/08) saya kembali 
membaca beberapa pendapat masyarakat mengenai gedung wanita karo diantaranya 
adalah Biro Humas dan Informasi GBKP dan juga Pendapat dari pendiri Yayasan 
Pembangunan Persatuan Wanita Karo, dan berikut ini adalah berita selengkapnya 
yang saya copy dari website http://analisadaily.com/2.htm

Rehab Gedung Wanita Karo untuk Jadi Sentra Pembinaan Wanita 
Medan, (Analisa)
 Secara kelembagaan Biro Humas dan Informasi GBKP tidak pernah mencampuri 
urusan pembangunan Gedung Wanita Karo. 
 Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Informasi GBKP Setia Pandia SH 
kepada Analisa, Rabu (20/2), menyikapi pemberitaan di Harian Analisa Rabu 
dengan judul, ‘Disesalkan, Penjualan Gedung Wanita Karo di Medan’.
 Menurut Setia Pandia, pernyataan Pt Theopilus Sinulaki merupakan pendapat 
pribadi dan bukan sebagai anggota Biro Humas dan Informasi GBKP. “Saya sudah 
berkoordinasi dengan yang bersangkutan bahwa meski dirinya merupakan anggota 
Biro Humas dan Informasi GBKP namun pernyataan itu merupakan pernyataan pribadi 
sebagai warga Karo,” ujarnya.
 Yang jelas tandas Setia Pandia, Biro Humas dan Informasi GBKP tidak pernah 
mengeluarkan pernyataan sikap terhadap masalah pembangunan Gedung Wanita Karo.
 Sentra Pembinaan Wanita
 Sementara itu pada kesempatan terpisah Badan Pendiri Yayasan Pembangunan 
Persatuan Wanita Karo Ny LT Jamin Ginting, Ny Piah br Manik, Ny Rugun br Purba 
dan Ny Terang br Singarimbun di lokasi pembangunan menjelaskan, bangunan ruko 
Gedung Wanita Karo ini akan dijadikan sentra bagi pembinaan kaum wanita agar 
menjadi wanita yang memiliki intelektualitas yang dapat bersaing serta memiliki 
daya juang tinggi.
 Selain itu, juga akan disiapkan pemberian beasiswa bagi peningkatan taraf 
pendidikan. 
 Dijelaskannya, balai pertemuan bagi pembinaan wanita akan dipusatkan di lantai 
3 dari gabungan jumlah ruko yang dibangun dan diperkirakan dapat menampung 
lebih kurang 300 orang sehingga juga akan dapat dipergunakan untuk berbagai 
kegiatan.
 Sementara Ny Terang br Singarimbun menambahkan, bahwa perubahan bentuk 
bangunan dilakukan dengan telah menjamurnya jambur atau balai pertemuan di 
kawasan Padang Bulan. Oleh karenanya, badan pendiri juga berharap akan mencari 
lahan untuk dijadikan jambur. (rrs)



Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke