Mejuah Juah

Terima kasih atas tanggapan positif yang telah Bapak T Singarimbun layangkan, 
berkaitan dengan email saya sebelumnya yaitu mengenai krisis energi listrik 
yang sedang terjadi di Indonesia secara umum, dan di SUMUT secara khusus, dan 
semoga apa yang hendak diupayakan oleh perusahan bapak dan bekerjasama dengan 
pihak-pihak lainnya untuk pembenahan infrastruktur dan potensi yang ada agar 
krisis energi listrik di daerah kita ini segera teratasi dan membawa manfaat 
yang luas bagi kehidupan masyarakat di daerah ini.

Terima Kasih sekali lagi, dan kami ucapkan selamat bekerja dan berkarya.

ACE TRUST COMPANY LLC <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                
Mejuah-juah
  
 Saya (Tonin T Singarimbun) pada tanggal 13 April 2008 lalu  mulai jam 13.00 
s/d 15.00 melakukan pertemuan dengan Hj. Syamsul Arifin SE  sebagai Bupati 
Langkat dan Calon Kuat Gubsu di restoran Jimbaran Jl. Babura Baru  (Patimura) 
Medan dan dilanjutkan pertemuan di Kantor Bupati Langkat pada tanggal  14 April 
2008 mulai jam 9.00 s/d 10.00.
  
 Kami ( PT. Hastalindo Perkasa Mulia) mengajak beliu untuk  melakukan proses 
percepatan pembangunan PLTU Batu Bara di Pangkalan Susu  kapasitas 2 x 220 MW, 
dimana pada saat ini terjadi keterlambatan proses karena  masalah financial dan 
kontraktor. PLTU Pangkalan Susu tersebut masuk kepada  Program Nasional 10,000 
MW oleh PLN.
  
 Kebutuhan listrik di Sumatra Bagian Utara pada saat ini  sudah mencapai 1200 
MW dan penghasil listrik terbesar adalah Pembangkit Sicanang  ( Belawan ) 
kapasitas 900 MW dimana kendala yang terjadi di Pembangkit tersebut  adalah : 
kesulitan bahan bakar gas, harga solar yang tinggi dan kerusakan karena  mesin 
sudah tua atau salah perawatan.
  
 Pada saat ini di Jaringan PLN Sumatera Utara ada beberapa  IPP yang tidak bisa 
atau belum bisa merealisasikan pembangunan Pembangkit yaitu  di Sibolga 2 x 200 
MW ( Risyad Salim ), di Sicanang 3x35 MW ( Cahaya Sakti ), di  Asahan dan 
beberapa daerah lainnya yang sudah dikeluarkan PPA oleh PLN dengan  IPP ( 
Independent Power Producer) diperkirakan mencapai 700an MW. Yang masih  dalam 
taraf pembangunan/penyelesaian yaitu : SIbayak 2x25 MW ( tertunda 4  tahun ), 
Labuhan Angin 2x200 MW (tertunda 3 tahun ) dan lainnya.
  
 Kita harapkan Bang Syamsul bisa memecahkan mafia listrik  yang mengakibatkan 
terlambatnya pembangunan pembangkit di Sumut yang notabene  mengakibatkan 
terjadinya hambatan pembangunan industri di Propinsi  ini.
  
 KAMI SUDAH MENGAJUKAN PROPOSAL KE BUPATI LANGKAT DAN UNTUK  DIAJUKAN ATAS NAMA 
PEMDA LANGKAT KE PLN AGAR DAPAT DI TAKE OVER PLTU PANGKALAN  SUSU DAN 
PEMBANGUNAN PEMBANGKIT KAPASITAS MINIMAL 200 MW DI LOKASI LAINNYA. KAMI  
BEKERJA SAMA DENGAN PERUSAHAAN OPERATOR POWER PLANT DARI CHINA YAITU DATANG  
ENERGY.
  
 Salam
  
 Tonin
  
  
    ----- Original Message ----- 
   From:    Alexander    Firdaust 
   To: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]    ; 
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]    
   Sent: Monday, April 21, 2008 2:29  PM
   Subject: [komunitaskaro] PILGUBSU Berlalu    PLN Kembali Mengulah
   

         
      Sudah tidak asing lagi bagi    kita mendengar berita, bahwa di sebagian 
besar Negeri ini terjadi krisis    energi Listrik yang berkepanjangan, Propinsi 
Sumatera Utara yang merupakan    bagian dari Negara Kesatuan Republik 
Indonesia, juga mengalami krisis energi    Listrik yang berkepanjangan.
   Beberapa bulan terakhir    semasa belum berlangsungnya Pemilihan Gubernur 
Sumatera Utara (PILGUBSU)    pemadaman listrik yang dilakukan oleh pihak PLN 
dapat dikatakan sangat jarang    sekali dirasakan oleh masyarakat di daerah 
ini, namun seiring dengan telah    dilangsungkannya PILGUBSU kemaren pada 
tanggal 16 April 2008, maka seiring    itupula pemadaman listrik secara 
bergilir kembali dirasakan oleh masyarakat,    dan ini hampir setiap hari 
dilakukan oleh pihak PLN. 
   Memang secara langsung    mungkin tidak ada hubungan antara pemadaman 
listrik secara bergilir dengan    proses PILGUBSU, namun mengingat daerah ini 
akan dipimpin oleh Gubernur yang    baru untuk masa 5 (lima) tahun kedepannya, 
maka sudah sepantasnya krisis    listrik di propinsi ini adalah menjadi salah 
satu “PR” yang harus segera    diselesaikan oleh Gubernur dan Wakilnya, agar 
keresahan warga masyarakat yang    berlarut-larut tentang krisis listrik dapat 
segera terjawab dan membawa angin    segar untuk seluruh masyrakat, khususnya 
masyarakat yang memang menggantungkan    hidup sehari-hari dari peranan energi 
listrik    tersebut.




Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net
      

---------------------------------
   Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try    it 
now.   

 
     
                                       


Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke