Tambahan berita : Selain daripada kenaikan harga bensin eceran yang melonjak 
seperti yang diberitakan oleh salah satu website surat kabar seputar indonesia 
dibawah ini, bahwa pada sore tadi 16 Mei 2008 Tercatat terjadi kelangkaan 
dibeberapa SPBU yang berada di seputaran jln Jamin Ginting Medan
   
  Harga Bensin Eceran Melonjak
   
  MEDAN (SINDO) – Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di tingkat 
pengecer mulai naik menjadi Rp6.500 per liter di sejumlah lokasi di Medan. 
Sebelumnya, harga rata-ratanya hanya Rp5.000 per liter. 
   
  ”Harga memang sudah kami naikkan menjadi Rp6.500 per liter karena sudah sulit 
mendapatkannya melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pada umumnya 
warga yang membeli adalah pengguna sepeda motor dan pengemudi becak bermotor,” 
kata Saimun, 50, salah seorang penjual bensin eceran di Medan Perjuangan 
kemarin.
   
  Menurut dia, meski pemerintah belum mengumumkan secara resmi kenaikan harga 
BBM, beberapa pedagang eceran sudah terlebih dahulu menaikkan harga.”Meski kita 
sudah menaikkan harganya, masih banyak juga konsumen yang membelinya. Kalau 
mereka membeli di SPBU membutuhkan waktu lama karena harus mengantre 
lagi.Intinya, mereka memilih membeli di sini karena tidak mau mengantre,” 
paparnya. 
   
  Hal sama dikatakan Murjito, 30, pedagang eceran di kawasan 
Sukaramai,Medan.Dia mengatakan, harga eceran bensin itu dipastikan akan naik 
lagi setelah pemerintah memberlakukan harga baru BBM. Pantauan di sejumlah SPBU 
di Medan,belum terjadi lonjakan pembelian BBM.Namun, pembelian dalam skala 
banyak diperkirakan terjadi pada akhir bulan ini.Antrean panjang juga belum 
terlihat karena beberapa SPBU mengaku masih memiliki cadangan BBM yang cukup 
untuk dijual. 
   
  ”Stok kita masih cukup melayani pembeli, harga juga masih seperti biasanya 
yakni Rp4.500 per liter,”kata Ferdi, salah seorang petugas SPBU di Medan. Dia 
juga mengakui, beberapa hari belakangan ini volume masyarakat yang melakukan 
pembelian bensin meningkatterutamapengendara roda empat. 
   
  Customer Relation PT Pertamina (Persero) Pemasaran BBM Retail Region I Rustam 
Aji mengatakan, antrean terjadi hanya karena panic buying dari masyarakat 
menanggapi rencana kenaikan harga BBM. (jelia amelida/ant) 


Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       

Kirim email ke