Pejabat Eselon I Kementerian Pertanian, Perdagangan dan Luar Negeri Korea 
Selatan Besok Kunjungi Taput, Karo dan DairiTarutung (SIB)

Pejabat eselon I Kementerian Pertanian, Kementerian Perekonomian,
Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, dijadwalkan 
Kamis (19/6), mengunjungi Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Karo dan 
Kabupaten Dairi.

“Rombongan 4 kementerian tersebut berjumlah 14 orang yang akan dipimpin
Direktur PT Daewoo Logistik Indonesia Mr Chang,” sebut Direktur PT Sari
Bumi Bakau (SBB) Gunawan S, Selasa (17/6) kepada wartawan di Tarutung.

Kehadiran para pejabat kementerian Korsel tersebut menurutnya, untuk
meninjau potensi pertanian di ketiga kabupaten khususnya untuk
pertanaman jagung. Rombongan akan tiba di Medan, Rabu (18/6) dan
menjadi tamu PT SBB.

Kunjungan rombongan akan diawali dari Kabupaten Karo, selanjutnya
menuju Dairi, kemudian ke Tapanuli Utara. Khusus di Taput rombongan
akan meninjau areal pertanaman jagung PT SBB yang berlokasi di kawasan
Hutanamora, Kecamatan Siatas Barita yang saat ini lahan yang tersedia
seluas 3.000 hektar lebih yang sebagian telah ditanami.

Menurut Gunawan, kehadiran rombongan kementerian yang dipimpin Direktur
PT Daewoo Logistik Indonesia (DLI) Mr Chang tersebut sebagai tindak
lanjut bentuk investasi yang telah dilakukan PT SBB untuk tanaman
jagung di Taput serta dijajaki pengembangannya di Kabupaten Karo dan
Dairi.

Investasi tersebut bekerjasama dengan PT DLI sebagai perusahaan
penampung untuk diekspor ke Korea Selatan. “Untuk itu, para pejabat di
Korea Selatan perlu melihat perkembangan investasi ini dan potensinya,”
sebutnya.

Dijelaskan, beberapa waktu lalu rombongan Kepala Asosisi Pakan Ternak
Korea Selatan juga telah mengunjungi pertanaman jagung di Taput selaku
pihak yang akan menampung produksi hasil pertanian daerah ini untuk
dijadikan sebagai pakan ternak.

Selanjutnya, Gunawan menjelaskan perkembangan investasi PT SBB di Taput
telah menambah mesin tanam sebanyak 2 unit sehingga jumlahnya saat ini
6 unit yang mampu menanami areal seluas 60 hektar per hari. Selain itu
mesin pemanen jagung pada akhir bulan Juni ini akan didatangkan
sehingga sistim yang diterapkan nantinya baik pertanaman maupun panen
adalah system mekanik. (PR3/x)

Sumber:http://hariansib.com/2008/06/18/pejabat-eselon-i-kementerian-pertanian-perdagangan-dan-luar-negeri-korea-selatan-besok-kunjungi-taput-karo-dan-dairi/
Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net



      

Kirim email ke