Hahahah...
Mantap....
jadi anggota DPR memang enak...
makanya jangan sampai ke GAp
hidup DPR.......

--- On Tue, 7/8/08, Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [infokaro] Dialog Saat Al Amin Pesan Cewek
To: [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, July 8, 2008, 3:53 PM










Sumber: http://www.kompas. com/read/ xml/2008/ 07/08/17002933/ dialog.saat. 
al.amin.pesan. cewek

JAKARTA, SELASA  - Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) 
melalui Sekjennya, Irgan Chairul Mahfidz  secara khusus kepada persda network, 
Selasa (8/7) menyatakan kekecewaannya, terkait terungkapnya kasus lain dalam 
persidangan Al Amin Nur Nasution di Pengadilan Tipikor, Senin (7/7) kemarin.

Yang membuat DPP PPP resah dan malu adalah, kata Irgan, terkait percakapan 
telepon Al Amin dengan Sekda Bintan Provinsi Riau, Azirwan yang ternyata, Al 
Amin memesan wanita penghibur untuk memuluskan alih fungsi hutan lindung Bintan.

"Jelas, kami (partai) merasa malu dengan terungkapnya itu. Apalagi, yang 
bersangkutan malah meminta," cetus Irgan Chairul Mahfidz.

Dalam persidangan Tipikor, percakapan ini dibuka oleh jaksa penuntut umum (JPU) 
yang tentu saja, membuat para wartawan, termasuk pengunjung sidang 
terkaget-kaget mendengarnya. Berikut sepengggal pembicaraan Al Amin dengan 
Azirwan melalui telepon yang berhasil disadap oleh KPK.

Al Amin Nasution (AAN): Di mana, bos?
Azirwan (A): Di Ritz Carlton.
AAN: Namanya?
A: Mistere, tempatnya turun lift satu.
AAN: Jam berapa?
A: Jam 10-lah. Bos mau dicariin satu gitu. Tapi aku tak janji. Kalau diupayakan 
nanti, selera bos payah pula.
AAN: Ya, carikanlah.
A: Yang kira-kira udah lama aku kenal, bos ini paham kan kira-kira.
AAN: Yang kayak tadi malam kan bagus juga yang baju putih itu.
A: Tak bagus.
AAN: Udah dipakai ya?
A : (Tak jelas terpotong interupsi) Nanti aku carikan yang bagus.

Irgan kemudian menjelaskan, atas terungkapnya ini, dalam tempo waktu yang tidak 
terlalu lama DPP PPP akan menggelar rapat untuk memutuskan masa depan Al Amin 
Nur Nasution sebagai kader partai. Irgan mengaku sudah menyiapkan beberapa 
sanksi yang akan diberikan kepada suami pedangdut Kristina ini.

"Ada beberapa sanksi yang akan diberikan kepada Al Amin secepatnya. Pertama, 
posisi Al Amin sebagai Ketua DPW PPP yang kini berstatus non aktif, segera akan 
didefinitifkan. Kemudian, akan mengambil langkah secepatnya untuk melakukan 
pergantian antar waktu (PAW) di DPR dan yag terakhir, kemungkinan bisa saja 
keanggotaan yang bersangkutan  akan dicopot dari partai," tegas Irgan.

"Jadi tiga opsi ini secepatnya akan dibicarakan dalam rapat oleh para pengurus 
harian DPP. Saya juga akan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ketua 
umum dalam memutuskan masalah ini. Tentu saja, memberikan teguran apa yang akan 
diberikan dengan  mengendepankan nama baik partai," tandasnya lagi.

Sementara itu, Badan Kehormatan (BK) DPR juga memberikan reaksi terkait 4 
angota DPR yang terlibat atas fakta yang terungkap dalam persidangan Al Amin 
Nur Nasution.  Dalam persidangan, saksi Sagita Hariadin, salah seorang penyidik 
KPK  mengungkapkan, tidak hanya  Al Amin Nur Nasution saja  yang melobi Sekda 
Bintan Azirwan terkait  alih fungsi hutan.

Ke 4 anggota DPR itu antara lain,  Hilman Indra (PBB), Azwar Ches Putra (FPG), 
dan Sujud Sirajudin (FPAN). Seluruhnya anggota Komisi IV DPR -- membidangi 
masalah pertanian, kelautan, kehutanan, perikanan  serta pangan ini.

"Kita akan melakukan koordinasi dengan KPK. Tentu saja,  untuk mendapatkan data 
yang terungkap di persidangan karena sangat kita perlukan Kalau itu memang 
demikian fakta sebenarnya, tentu BK akan menyikapi terkait orang-orang yang 
ikut serta (anggota DPR)," kata Gayus Lumbuun.

"Kita akan proses seluruh anggota yang terlibat dan tidak perlu menunggu sampai 
persidangan selesai. Kalau memang yang bersangkutan nanti terbukti melakukan 
pelanggaran etika dengan menerima uang dan menjanjikan sesuatu,  tidak ada yang 
dilepaskan," katanya lagi. (Persda Network)

Best Regarts

www.dausmedia. cjb.net

 














      

Kirim email ke