Salam
 
Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya kejadiannya ini, dan tidak melulu 
rumah sakit yang bersalah, saat ini Seluruh rumah sakit di indonesia sudah 
profit oriented hal ini terjadi karna banyak faktor..seperti:
1.Mahalnya Obat - obatan ( jadi kalo ada pasien yg tidak bayar akan berpengaruh 
pada kelangsungan hidup dari rumah sakit tersebut )
2. Mahalnya Tenaga Dokter ( karena mahalnya Biaya pendidikan untuk menjadi 
Dokter )
3.Tidak trasnparantnya biaya suatu penangnganan penyakit. ( Ini rumah sakit 
yang banyak tipu2/mark up/Memberatkan pasien )
4.Ada nya Pola dimana Dokter terima Komisi dari Pabrik obat ( jadi membuat 
biaya berobat menjadi mahal/obat yg tidak perlu juga di resepkan )
5.Dan banyak lagi bisa anda tambahkan
 
Jadi kalo kejadian seperti tersebut tidak kita inginkan  terjadi lagi maka 
banyak yang harus kita selesaikan dahulu..atau berangkat saja ke Penang : )
 
Rgds 
Risky  
 
 
@cardig-express.com> wrote:

From: Pipine <[email protected]>
Subject: RE: [infokaro] Tidak Mampu Bayar, Pasien Rumah Sakit Latersia Diborgol
To: [email protected], [email protected], 
[email protected]
Date: Tuesday, January 13, 2009, 11:05 PM







 
Benar-benar tidak berperikemanusiaan kalau hal tersebut benar-benar terjadi!. 
Sebaiknya apabila ada turang/senina yang bekerja di LSM untuk segera membantu 
saudara kita tersebut menuntut RSU itu secara hukum, sebelum saudara-saudara 
kita yang lain yang kurang mampu menjadi korban tindakan tak bermoral, dan 
semena-mena seperti ini.



From: infok...@yahoogroup s.com [mailto:infokaro@ yahoogroups. com] On Behalf 
Of Alexander Firdaust
Sent: Wednesday, January 14, 2009 1:31 PM
To: infok...@yahoogroup s.com; tanahk...@yahoogrou ps.com; komunitaskaro@ 
yahoogroups. com
Subject: [infokaro] Tidak Mampu Bayar, Pasien Rumah Sakit Latersia Diborgol








Sumber: http://www.indosiar .com/news/ fokus/77847/ tidak-mampu- bayar-opname- 
pasien-diborgol

Seorang pasien di Rumah Sakit Umum Latersia Binjai, Sumatera Utara diborgol 
selama 5 hari oleh pihak rumah sakit karena pasien tersebut tidak mampu 
membayar biaya opname. Selama diborgol, pasien tidak diberi makan, pengobatan 
dan tidak diperkenankan ke kamar kecil. 
Setelah menderita luka bacokan di tangan kanan akibat pertengkaran dengan 
tetangganya sendiri pada 2 Januari lalu, Ramli Sembiring terpaksa diborgol 
pihak Rumah Sakit Umum Latersia Binjai karena tidak mampu membayar biaya 
opname. Saat kejadian oleh keluarga pelaku pembacokan, ia dibawa ke Rumah Sakit 
Umum Latersia Jalan Soekarno Hatta Binjai dan dioperasi oleh pihak rumah sakit. 
Setelah empat hari dirawat, pihak rumah sakit menagih biaya pengobatan sebesar 
6. 960.000 ribu rupiah. Karena tidak sangup membayar, tangan kiri Ramli 
diborgol oleh pegawai rumah sakit di besi ranjang tempat ia dirawat dengan 
alasan agar tidak bisa melarikan diri. 
Menurut pengakuannya, ia diborgol selama 5 hari tanpa diberi obat, tanpa diberi 
makan. Borgol tangan kiri Ramli baru dilepas Senin (12/01) pagi setelah 
wartawan dan seorang anggota TNI dari Kodim 0203 Langkat mendatangi di rumah 
sakit. 
Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Latersia Binjai, Dr. David Tambun 
menyatakan, bahwa dia baru mengetahui pasien Ramli Sembiring diborgol di rumah 
sakit miliknya kemarin, karena sudah sejak tanggal 6 Januari lalu, pasien 
tersebut sebenarnya diperbolehkan pulang dan dia tidak mengetahui tentang 
perborgolan tersebut. Secara administrasi rumah sakit tidak ada peraturan yang 
menganjurkan agar pasien diborgol. Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan 
Kota Binjai Dr. Fuad El Murad yang datang ke rumah sakit mengatakan, perlakuan 
dengan memborgol pasien adalah tindakan tidak manusiawi dan melanggar HAM serta 
jauh dari fungsi sosial rumah sakit. Untuk itu pihaknya akan melaporkan hal ini 
ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan kesehatan 
dan kerumahsakitan yang berlaku.

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.552 / Virus Database: 270.10.6/1889 - Release Date: 1/12/2009 8:18 
PM


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.552 / Virus Database: 270.10.6/1889 - Release Date: 1/12/2009 8:18 
PM
 














      

Kirim email ke