Mejuah-juah,
Kita sebagai masyarakat karo juga sangat terkejut menerima khabar bahwa seorang 
Tokoh Karo, salah satu Putra terbaik dari Tanah Karo telah meninggalkan kita 
semua,  masih teringat ketika beliau datang ke Batam untuk menghadiri 
Pelantikan Ketua Merga Silima Batam, begitu banyak pesan-pesan yg beliau 
sampaikan untuk kemajuan Masyarakat Karo khususnya di Pulau Batam.

Kami mengucapkan : Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya atas Berpulangnya Bapak 
kita yang tercinta.
S'moga Pak Sutradara Ginting dapat diterima disisinya dan S'moga Keluarga yg 
ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini.....

Semoga segala rencana dan hingga prosesi pemakan berjalan dengan baik.....






________________________________
From: Alexander Firdaust <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Sent: Sunday, 22 March, 2009 1:42:11
Subject: [infokaro] Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Sutradara Gintings


Terkejut dan shock setelah membaca berita ini melalui situs kompas, sebab salah 
satu putra terbaik Karo telah meninggal dunia pada hari sabtu 21/3/2009 
Menjelang tengah malam.

Semoga pak Sutradara Gintings dapat diterima disisi Tuhan Yang Maha Kuasa, dan 
semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan Hati (Amin)

Berikut adalah petikan berita selengkapnya dari situs kompas.com

Sutradara Gintings, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia 
Perjuangan, meninggal dunia pada hari Sabtu (21/3) menjelang tengah malam. 
Anggota DPR RI dari fraksi PDI-P pada periode 2004 -2009 itu meninggal dunia di 
Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Sekretaris Jenderal PDI-P Pramono Anung yang dimintai konfirmasi pada hari 
Minggu (22/3) pukul 00.45, membenarkan hal itu. "Iya, saya barusan mendapat 
kabar dari anaknya (anak almarhum Sutradara Gintings-Red) ," jawab Pramono 
kepada Kompas melalui pesan layanan singkat.

Menurut informasi yang diperoleh Kompas dari rekan-rekan Gintings di PDI-P, 
Gintings dilarikan ke RSPI akibat stroke.

Gintings lahir di Karo, Sumatera Utara, pada 4 Juni 1952. Pada tahun 1997, ia 
menjadi anggota DPR dari Golongan Karya, hingga tahun 1999. Pada tahun 1999 
hingga 2004, ia menjadi anggota DPR dari Kesatuan Kebangsaan Indonesia.

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community
 

   


      

Kirim email ke