Mejuah-juah,

Kita sebagai masyarakat karo juga sangat terkejut menerima khabar bahwa seorang 
Tokoh Karo, salah satu Putra terbaik dari Tanah Karo telah meninggalkan kita 
semua,  masih teringat ketika beliau datang ke Batam untuk menghadiri 
Pelantikan Ketua Merga Silima Batam, begitu banyak pesan-pesan yg beliau 
sampaikan untuk kemajuan Masyarakat Karo khususnya di Pulau Batam.

Kami mengucapkan : Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya atas Berpulangnya Bapak 
kita yang tercinta.
S'moga Pak Sutradara Ginting dapat diterima disisinya dan S'moga Keluarga yg 
ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini.....

Semoga segala rencana dan hingga prosesi pemakan berjalan dengan baik.....

sedikit informasi tentang Beliau,

Minggu, 22 Maret 2009 

JAKARTA - Politisi PDI Perjuangan Sutradara Ginting mengembuskan nafas
terakhirnya di RS Pondok Indah Minggu dini hari pukul 00.00 WIB.
Wasekjen PDIP ini meninggalkan satu orang isteri dan tiga orang anak.

Pria kelahiran Tanah Karo Sumatera Utara, 4 Juni 1952,
yang berdomisili di Jalan Pinang Perak X No 21, Pondok Indah, Jakarta Selatan, 
meninggalkan isteri tercinta bernama Hvianti Yunia Rita dan tiga orang
anak.

Pak Sutradara Ginting merupakan lulusan Administrasi Negara Fakultas
Ilmu Sosial Politik UGM pada 1977, kemudian melanjutkan studinya ke
Management CCU St. Anna, USA dan meraih gelar Ph.D pada 1994.

Perjalanan
karier Ginting juga terbilang mulus. Berawal menjadi staff Ahli
Walikota Yogyakarta (1976-1977), Staff Ahli Komando Wilayah Pertahanan
(Kowilhan) II Yogyakarta (1979-1984), Anggota Kelompok Kerja/Staff
Khusus Jaksa Agung (1988-1990), dan kini menjadi anggota legislatif
periode 2004-2009.

Sebelum mewakili PDIP di parlemen, Ginting
juga pernah menjadi anggota legislatif dari Partai Golkar beberapa
kali. Ginting mengawali karir legislatif sebagai anggota DPRD DI
Yogyakarta dari Golkar (1977-1982), anggota DPRD DI Yogyakarta dari
Golkar (1982-1987), anggota MPR (1992-1997), anggota DPR dari Golkar
(1997-1999), anggota DPR dari Kesatuan Kebangsaan Indonesia (1999-2004).

Ginting
yang mewakili Banten I ini, kembali menduduki kursi anggota legislatif
periode 2004-2009 setelah mantan Ketua Fraksi PDIP (2002-2003) Arifin
Panigoro mengundurkan diri. 

Informasi sekitar rencana pemakaman Pak Sutradara Ginting,

Setetelah melakukan pertemuan, keluarga memastikan almarhum
Sutradara Ginting akan dimakamkan pada Senin 23 Maret sore di taman
pemakaman umum (TPU) Tanah Kusir.

Hal ini diungkapkan Pattria,
anak kedua Sutradara Ginting kepada wartawan di rumah duka, Jalan
Pinang Perak X No 21, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2009).

"Sebelum
dimakamkan, jenazah akan disemayamkan di Gedung DPR pukul 10.00 WIB
untuk penghormatan terakhir dan dilakukan upacara adat. Sedangkan
sorenya, baru akan dimakamkan di Tanah Kusir," kata Pattria.

Hari
ini, lanjut Pattria, jenazah akan tetap berada di rumah duka untuk
memberi kesempatan kepada masyarakat sekitar yang ingin memberikan
penghormatan terakhir.

"Hari ini ada acara kebaktian dari pihak
gereja, sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar yang
ingin melayat," tuturnya.

________________________________


      

Kirim email ke