Sumber :
http://pemudaindonesiabaru.blogspot.com/2009/06/politik-pecah-belah-asean.html
POLITIK PECAH BELAH ASEAN
Association of Southeast Asia Nations (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-bangsa
asia tenggara(PERBARA) merupakan sebuah organisasi geo politik dan ekonomi yang
berada dia kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 agustus 1967
melalui deklarasi bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina dan Thailand
Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan
sosial dan pengembangan negara-negara anggotanya serta memajukan perdamaian
dikawasan asia tenggara.
Sejak didirikan, Negara-negara yang tergabung dalam organisasi regional ASEAN,
mengalami banyak kemajuan disegala bidang. Sehingga menjadikan Asean sebagai
kekuatan regional yang diperhitungkan oleh organisasi regional lainya.
Kerja sama dan kemajuan yang diperlihatkan oleh Negara Negara asean ini,
dipandang organisasi regional dan negara maju akan mengganggu kepentingannya di
negara-negara asean, baik kepentingan politik maupun ekonomi, khsusnya
Indonesia yang memiliki Sumber daya alam yang berlimpah ruah.karena apabila
nanti ASEAN ini maju dan bisa sejajar dengan organisasi regional lainya, maka
tentunya dengan sendirinya akses untuk memasukkan kepentingan politik dan
ekonomi negara-negara tersebut akan mengalami kesulitan, dan bahkan bisa
menjadi lawan yang berat nantinya.
Sebagai Organisasi regional Negara yang mempunyai kepentingan terhadap
sumber-sumber potensil yanga ada pada negara - negara Asean, hal ini tentunya
tidak akan dibiarkan mejadi negara maju.Bila perlu negara-negara yang berada di
Asean ini khususnya indonesia tetap dijadikan hanya sebagai sapi perahan bagi
mereka.
Belajar dari sejarah, bahwa untuk membuat negara tersebut dapat dikuasai dan
tetap dikuasai maka senjata yang paling mumpuni adalah Politik Pacah belah
ataupun lebih dikenal dengan devide et empera. karena bila suatu persatuan dan
kesatuan negara terpecah belah maka sanga mudah menguasai negara tersebut,
dimana suatu negara yang terpecah belah maka kekuatan negara tersebut akan
menjadi lemah.
Kasus ambalat di tambah sipadan dan ligitan dan beberapa kasus kecilnya
seperti pemukulan wasit, pelecehan TKI dll yang melibatkan Indonesia dan
Malaysia dapat menjadi indikasi bahwa politk adu domba ataupun politik pecah
belah (devide et empera) terjadi di wilayah Asean. Selain indonesia dan
malaysia, Thailand juga telah diusik dengan Politik bejat tersebut, kasus
kudeta dan kerusuhan yang terjadi di negara gajah putih ini juga dapat
dijadikan indikasi bahwa memang benar telah ada skenario politik pecah belah
kekuatan negara-negara di Asia Tenggara.
Untuk itu Pemuda Indonesia Baru berharap kepada pemerintah dan pimpinan
negara-negara di ASIA tenggara agar lebih bijak menyikapi yang terjadi di
wilayah ini. Kita jangan terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang bisa
mengakibatkan terganggunya stabilitas wilayah asia tenggara. Mariliha kita
duduk bersama sebagai keluarga besar dan berbicara dengan kekekeluargaan dan
mengambil sikap dengan bijaksana. Karena situasi seperti hanya merugikan kita
semua.
Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas - Dengan Yahoo! Mail Anda bisa
mendapatkan semuanya. http://id.mail.yahoo.com