Akibat hujan deras mengguyur Kabanjahe selama sekitar 10 jam, Selasa(27/10) kemarin mulai dari pukul 16.00 WIB petang hingga pukul 02.00 WIB dini hari,
mengakibatkan jalan Provinsi Karo-Langkat persisnya di jalan Kiras Bangun kawasan Desa Rumah Kabanjahe runtuh. Ruas badan jalan propinsi yang menghubungkan Kabanjahe dengan lima kecamatan ini yakni Kecamatan Simpang Empat, Naman Teran, Payung, Tiga Nderket dan Kecamatan Kuta Buluh ambruk sepanjang 40 meter dan lebar sekitar satu meter. Pantauan wartawan, Rabu (28/10) akibat terjangan hujan lebat itu, disepanjang dingding jurang Lau Berneh sisi kanan badan jalan menuju Rumah Kabanjahe yang dipenuhi tumbuhan bambu sebagai penahan longsor turut ambruk sampai kedasar sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter, hingga hampir menutupi aliran sungai yang melintas melalui gorong-gorong. Badan jalan selebar satu meter yang turut ambruk sepanjang 40 meter turut mengganggu arus lalulintas, sehingga bagi kenderaan yang melintasi jalan itu tidsak dapat beselisihan, harus satu persatu untuk melintas. Dikhawatirkan pada malam hari, pengguna jalan yang melintas rawan kecelakaan, karena posisi jalan yang terkena longsor itu berada pada tikungan ganda. Untuk itu diharapakan sebelum jalan tersebut ditanggulangi, kepada instansi terkait agar secepatnya membuat rambu-rambu lalilintas darurat, terlebih aktivitas berlalulintas sangat padat baik siang maupun malam hari. Wakil ketua DPRD Karo Ferianta Purba SE didampingi ketua Komisi B Frans D ante Ginting dan Ketua komisi A Sudarto Sitepu mengharapkan kepada Pemkab Karo secepatnya mengkordinasikan penanggulangan bencana longsor tersebut kepada instansi terkair di Medan melalui Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin. Disamping itu mereka mengimbau kepada Pemkab Karo agar mengidentifikasi daerah-daerah yang rawan longsor di wilayah Kabupaten Karo," mengingat saat ini intensitas curah hujan yang kadang menjurus ekstrim sedang melanda dataran tinggi Karo. Artinya, jangan nanti setelah adanya bencana baru pemerintah sibuk malakukan antisipasi," tegas mereka. Hal yang sama dikatakan, Ferinando Ginting salah seorang warga Desa Rumah Kabanjahe, kepada wartawan. Menurutnya, jika badan jalan yang terkena longsor itu tidak cepat diperbaiki, maka kerusakan jalan dengan sendirinya akan bertambah, sehingga biaya perbaikannya nanti pun dengan sendirinya akan semakin besar. Bahkan bila kondisi tersebut berlarut-larut dikuatirkan akan menelan korban jiwa bagi pengguna jalan yang kurang menguasai situasi sekitar lokasi tersebut, katanya. Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=33185:jalan-provinsi-karo-langkat-di-kawasan-rumah-kabanjahe-runtuh&catid=51:umum&Itemid=31 Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community
