Setelah Himpunan Mahasiswa Islam Majelis
Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) selesai melakukan aksi protes di Mabes
Polri, sekitar 100 massa kembali mendatangi Mabes Polri. Bukan untuk
menggugat penahanan Chandra-Bibit, tapi untuk mendukung langkah
“buaya”.



Mereka menamakan diri Aliansi Nasional Anti Korupsi (Antik).
Koordinator aksi, Yasin, mengatakan bila semua tokoh masyarakat dan
politisi ramai-ramai mendukung Bibit-Chandra, maka Antik memberi
dukungan moril buat Polri dan meminta tokoh-tokoh masyarakat tidak
mengintervensi Polri dalam menjalankan tugasnya. 


“Kapolri itu bintang empat. Pasti cerdaslah. Gus Dur dan lainnya,
semua beri dukungan ke KPK. Buat apa beri dukungan? Ini dipolitisir.
Chandra dan Bibit sudah membingungkan masyarakat,” ujar Yasin pada
wartawan di tengah aksi yang berlokasi di gerbang depan Mabes Polri,
Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (2/11) siang.



Sebagian kecil massa mengunakan jas almamater kampus seperti
Universitas Bung Karno, Bina Sarana Informatika, dan kampus lainnya.
Aksi juga sepi dari poster ataupun baliho. Salah seorang peserta aksi
yang ditanyakan wartawan apa maksud kedatangannya ke Mabes Polri hanya
menjawab “Tidak tahu, mau shopping,” sambil tersenyum. 

Sumber: 
http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2009/11/02/83368/Massa-Pendukung-Polri-Nilai-Gus-Dur-dkk-Intervensi

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke