Puluhan Anggota DPRD Kembali Datangi Kantor Bupati Karo
Tanah Karo (SIB)
Puluhan anggota DPRD Karo dari Komisi A, B dan C kembali mendatangi kantor
Bupati Karo. Kali ini mereka sempat bersitegang dan perang urat syaraf serta
nyaris ricuh dengan panitia pelaksanaan penerimaan CPNS 2009 di Aula Kantor
Bupati Karo, Rabu (25/11) petang sekitar pukul 14.15 WIB.
Sehingga mengundang perhatian sejumlah wartawan di daerah itu saat meliput
penghitungan berkas LJK (Lembar Jawaban Komputer) termasuk pemusnahan lembar
soal penerimaan CPNS 2009.
Hal itu dipicu atas rasa tidak puas karena belum mendapatkan jawaban tertulis
dari Pemkab Karo soal pertanyaan yang diajukan DPRD Karo tentang MoU antara
Pemkab Karo dengan Universitas Indonesia (UI) Jakarta soal penerimaan CPNS 2009
dalam dengar pendapat antara eksekutif dan legislatif, Senin kemarin.
Kejadian tersebut berawal, saat panitia membawa seluruh LJK penerimaan CPNS
2009 di Aula Kantor Bupati Karo yang dihadiri Ketua Panitia Ir Makmur Ginting
MSc yang juga Sekda Kab Karo dan Sekretaris Panitia Drs Ismail Ginting Msi dan
disaksikan Wakapolres Karo Kompol J Simanjuntak dan empat orang tim Pusat
Penelitian Sumberdaya Manusia dan Lingkungan Program Pasca Sarjana Universitas
Indonesia (PPSML PPs-UI) yakni Ketua Drs Jackson M Turnip BSc MH dan anggota
Wahyu,Yemine dan Mastiti.
Selang beberapa saat, Wakil Ketua DPRD Karo didampingi anggota Sudarto Sitepu,
Frans Dante Ginting, Rendra Gaule Ginting SH, Sentosa Sinulingga, Kena Ukur
Surbakti, Alar Karo-Karo, Masdin Ginting, Thomas Sitepu, Saut Gurning dan
Sarijon Bako hadir dan menjumpai para panitia dan langsung mengajukan
pertanyaan-pertanyaan kepada panitia dan tim UI itu.
“Kami meminta panitia menjelaskan tahapan-tahapan pengiriman berkas LJK ke UI
hingga pengumuman termasuk agar legislatif turut serta dalam pengawasan
pengiriman berkas LJK hingga scanning komputer,” tegas Frans Dante Ginting
Ketua Komisi B DPRD Karo.
Pertanyaan yang sama juga dilontarkan anggota DPRD Karo Masdin Ginting, siapa
yang akan bertanggungjawab apabila LJK tersebut telah diserahkan ke UI namun
terjadi penyimpangan dan apa jaminannya LJK itu aman dan meminta pihak UI agar
tidak ada yang mengintervensi.
Menanggapi hal itu, Drs Ismail Ginting MSi mengatakan apabila telah diserahkan
LJK ke tim PPSML PPs-UI, maka salah satu lembaga UI itu sendiri yang akan
bertanggungjawab. Selanjutnya di bawah pengawalan aparat Brimob Kelapa Dua
Jakarta, LJK tersebut dibawa dari Bandara Polonia Medan dan diteruskan ke UI di
Jakarta. “Jadi Pemkab Karo sendiri tidak ada lagi ikut mengawasi pengiriman
berkas LJK tersebut hingga ke Jakarta, semuanya diserahkan ke UI,” tegasnya.
Atas jawaban Sekretaris Panitia sempat bersitegang dengan anggota DPRD Karo
Frans Dante Ginting. Ia meminta kepada eksekutif agar panitia penerimaan CPNS
ikut mendampingi membawa berkas LJK ke Jakarta termasuk DPRD Karo juga
dilibatkan mengawasi pengiriman berkas tersebut.
Menanggapi hal itu, Ismail Ginting mengatakan panitia tidak harus ikut
mengawasi berkas LJK itu hingga ke Jakarta sesuai dengan kesepakatan antara UI
dan UI itu.
Atas pendapat dari Sekretaris, Ketua Panitia Ir Makmur Ginting MSI langsung
menengahi dan memerintahkan kepada Sekretaris dan panitia lainnya agar ikut
mengantar dan mengawasi pengiriman LJK hingga ke Jakarta “Apabila anggota dewan
ikut mengawasi silahkan,” ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Karo, Ferianta Purba mengatakan pihaknya mengutus 6 orang
anggota dewan untuk mengawal dan menyaksikan pemeriksaan berkas LJK ke UI
Jakarta, tanpa terinci menyebutkan personilnya.
Sementara itu Ketua tim PPSML PPs-UI, Drs Jackson M Turnip BSc MH mengatakan
berkas LJK itu setelah dibawa dari aula kantor Bupati Karo diteruskan ke Medan
dan menghinap sehari di Hotel Novotel Medan, besok harinya pagi dengan
menggunakan pesawat terbang, LJK dibawa ke Jakarta.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karo, Ismail Ginting
mengatakan, dari 3841 pelamar yang telah lulus seleksi berkas, sebanyak 767
diantaranya tidak mengikuti ujian CPNS yang digelar Pemkab Karo, hari ini.
Pelamar yang mengikuti ujian sebanyak 1180 orang dari tingkat pendidikan Strata
1 dan 1894 melalui jalur pendidikan D II dan D III. Sementara, untuk pelamar
yang absen, 382 orang untuk tingkat pendidikan Strata 1 dan 385 orang dari D II
dan D III.
Peserta yang mengikuti ujian tersebut akan memperebutkan 364 CPNS yang diterima
Pemkab Karo. Belum diketahui penyebab ketidakhadiran peserta lainnya. Namun,
diduga mereka mengikuti ujian CPNS yang diselenggarakan di daerah lain.
Dalam pelaksanaan ujian ini, secara keseluruhan berjalan dengan lancar. Pemkab
Karo menyediakan 15 lokasi ujian yang dibagi menjadi 193 ruangan di sekolah
negeri dan swasta yang semuanya berada di seputaran Kecamatan Kabanjahe.
Lebih lanjut dikatakan, berkas LJK penerimaan CPNS 2009 mulai dibawa dari Karo
pukul 16.00 WIB dengan pengawalan aparat Polres Karo. (M-30/d)
Salam Mejuah Juah
Karo Cyber Community