Subsidi minyak tanah di kabupaten Karo akan dihentikan pada Maret 2010.
Penghentian itu terkait pelaksanaan program konversi minyak tanah ke
LPG yang sudah dimulai secara bertahap sejak November 2009. 

“Pertamina
memang sudah mulai melakukan penarikan minyak tanah bersubsidi sejak
November 2009 secara bertahap,” ujar kabag Perekonomian Pemkab Karo,
Sabar Peranginangin, kepada Waspada Online di Kabanjahe, sore ini. 

Dalam
konversi ini, Pemkab Karo telah mendistribusikan LPG 3 Kg kepada 66.586
kepala keluarga (KK). “Harga Eceran Tertinggi (HET) belum ada penetapan
Pemprovsu. Dalam surat edaran Mendagri, HET 3 Kg ditetapkan Pemda
mengacu pada tabung jual eceran, yaitu Rp 12.750 untuk daerah dengan
radius 60 Km dari SPBE/Filling Station,” katanya. 

Tahapan-tahapan
penarikan minyak tanah dalam program konversi minyak tanah ke LPG di
kabupaten Karo dimulai sejak November 2009, dengan alokasi minyak tanah
seharusnya 1540 kilo liter (kl), tetapi alokasi yang disalurkan 1390
kl. Jumlah penarikan 154 kl atau dengan persentase 10 %.  

Kemudian,
pada Desember  2009, dari alokasi seharusnya 1596 kl, hanya disalurkan
945 kl. Jumlah penarikan sebesar 636 kl atau dengan persentase 40 %.
Selanjutnya, Januari 2010, alokasi seharusnya 1590 kl, disalurkan 475
kl. Jumlah penarikan 1.113 atau persentase mencapai 70 %.  

Sedangkan
Februari 2010, dari 1490 kl, di alokasikan 145 kl. Jumlah penarikan
1.341 kl atau 90 %. Terakhir, pada Maret 2010, dari rencana alokasi
1590 kl, ditiadakan. Jumlah penarikan 1590 kl atau dengan persentase
100 %.

Sumber: 
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=79649:maret-subsidi-minah-di-karo-dihentikan-&catid=15:sumut&Itemid=28

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke