Menjelang perhelatan pilkada bupati Karo 2010, mencuat banyak nama yang hendak mencalonkan diri. Diantaranya, bahkan sudah mendeklarasikan diri yang kebanyakan mencoba dari independen dibanding jalur partai politik (parpol).
Terlepas dari kedua hal itu, direktur eksekutif Center for Local Development Studies (CLGS), Sumbul Sembiring Depari, membuat tiga jenis kriteria yang harus dimiliki sosok bupati Karo periode 2010-2015. “Pertama, takut akan Tuhan. Artinya, memahami dan menghargai nilai-nilai luhur budaya Karo dengan tujuan masyarakat Karo yaitu Sangap, Mejuah-juah ras Ertuah bayak,” ujarnya dalam siaran persnya yang diterima Waspada Online di Kabanjahe, malam ini. Menurutnya, hal itu sangat penting dalam upaya menciptakan kedamaian hati. Kedua, imbuhnya, bupati Karo harus mengenal wilayahnya dengan baik dan dikenal masyarakat. “Siapapun dia, harus mampu mengartikulasikan bahasa rakyat. Sehingga kesejahteraan rakyat termasuk PNS tidak hanya sekedar lips service saja,” tutur mantan Sekdakab Karo itu. Sementara, untuk kriteria terakhir, Sumbul mengharuskan sosok pemimpin Tanah Karo Simalem itu harus memiliki pengalaman yang juga diikuti dengan wawasan yang luas. “Artinya, berpendidikan dan memiliki visi yang jelas kedepan serta mengetahui permasalahan yang dihadapi dan mampu mencari penyelesaiannya,” pungkasnya. Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=79477:-clgs-calon-bupati-harus-paham-kultur-budaya-karo-&catid=15:sumut&Itemid=28 Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community
