Rasanya saya ragu kl Mega-pro bakalan menghapus outsourcing dan meliburkan hari buruh.
Saya hanya melihat ini adalah omong kosong dari Mega-Pro, untuk "memikat" rakyat agar memilih pasangan ini. Saya yakin bila, outsourching di hapus, para pemilik modal akan menginvestasikan modalnya di luar negeri, Bukan di Indonesia. Ini berarti akan tumbuh pengganguran2 di Indonesia. Tapi bukan berarti saya mendukung Outsourching, saya hanya memberikan pandangan bahwa jangan lagi tertipu oleh janji manis capres/cawapres. Benarkah Mega-Pro akan menghapuskan Outsorching???jawabannya BELUM TENTU (meskipun sudah melakukan kontrak politik dengan serikat buruh)
