Refleksi : Masyaaulloh, begitu banyak menara memancarkan suara nan nyaringlagi 
keras bagaikan halilintar membelah bumi, tetapi bisnis body lokal tetap saja 
mekar dan malah mengikuti konyungtur situasi perekonomian global.

http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/08/15/tarif-pelacur-saritem-naik

Tarif Pelacur Saritem Naik
Agustus 15, 2009 - 15:06 


BANDUNG (Pos Kota) - Dikejar libur sebulan menjelang Puasa, pelacur Saritem 
Kota Bandung, naikan tarif. Semula sekali kencan 250 ribu kini mendadak naik 
menjadi Rp 300 ribu Kenaikan itu terpaksa dilakukan karena mereka dikejar libur 
sebulan. "Kenaikan Rp 50 ribu sudah ada kesepakatan bersama," kata sejumlah 
centeng di saritem, Sabtu.

Adanya kenaikan harga, lanjut seorag germo, Tedi,40, karena dua ratus pelacur 
akan mudik menjelang munggahan Puasa, dan mereka praktis tak akan menggung lagi 
selama sebulan penuh.

" Kenaikan ini untuk menambah uang bekal libur mereka selama di kampung 
halaman," katanya. Dia mengaku, tanggal 20 Agustus mendatang semua aktifitas di 
lokalisasi akan tutup dan 200 pelacur akan mudik massal. " Mereka kini sudah 
mulai berkemas mempersiapkan libur," ujarnya lagi.

Seorang pelacur Yeyen,21, asal Subang, Jabar menjelaskan, libur sebulan pasa 
Puasa sudah menjadi tradisi tahunan. Selama Puasa, dia lebih banyak tinggal di 
rumah sambil beristirahat.

" Mudah-mudahan tak ada halangan Saya akan berpuasa di rumah bersama keluarga. 
Ada beberapa hari utuk terus berusaha mendapat uang sebagai bekal libur," 
akunya.

Yeyen dan teman-temannya yag biasa mendulang rezeki di Saritem menjelaskan, 
tanggal 20 Agustus mendatang akan mudik dan kembali ke Bandung sepekan setelah 
Lebaran.

Dalam memasuki liburan itu dia harus menyiapkan biaya hidup termasuk biaya 
untuk mempersiapkan diri menjelang Lebaran. " Sisa waktu ini akan dimanfaatkan 
untuk mendulang uang. Harga manggung naik Rp 50 ribu. Tak ada diskon," katanya 
sambil tertawa lebar.(dono/B


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke