Itulah beda Teori dengan Fakta. Casing Cantik isinya busuk.

Gw pun gk berani menyodorkan sumbangan yang gak jelas pada umunya...

Cth: telah tersumbang 1 Triliyun, tetapi penerimanya siapa? Tidak ada komentar 
Feedback dr org yg terkena bencana

--- Pada Sen, 5/10/09, bambang purwanto <[email protected]> menulis:

Dari: bambang purwanto <[email protected]>
Judul: Re: [inti-net] Korban Mengaku Diminta Bayar Petugas Penyelamat
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 5 Oktober, 2009, 11:55 PM






 




    
                  Pusing saya memikirkan apa yang terjadi di negara ini, pantas 
saja selalu ada musibah bencana yang melanda negeri ini.



____________ _________ _________ __

From: sunny <am...@tele2. se>

To: Undisclosed- Recipient@ yahoo.com

Sent: Monday, October 5, 2009 18:40:19

Subject: [inti-net] Korban Mengaku Diminta Bayar Petugas Penyelamat



Harian Komentar

5 Oktober 2009



Aksi pencurian marak pascagempa di Padang

Korban Mengaku Diminta Bayar Petugas Penyelamat



Padang, KOMENTAR

Benar-benar keterlaluan. Aksi kejahatan dilaporkan mening-kat pascagempa di 
Kota Pa-dang. Jubir Polda Sumatera Barat, Ajun Komisaris Besar Kawedar 
mengatakan, penja-rahan terjadi di pusat grosir Sentral Pasar Raya, Padang dan 
di sebuah biro perjalanan di depan Matahari Department Store. Semua peralatan 
biro perjalanan itu dijarah.



Polda Sumatera Barat kini meningkatkan penjagaan de-ngan menempatkan beberapa 
personel di setiap tempat eva-kuasi, pertokoan dan mall. Ka-wedar mengatakan 
polisi telah menangkap lima pencuri dan penjarah di sejumlah tempat di Kota 
Padang. "Kami memper-ketat penjagaan dengan mema-sang police line, karena ada 
pencuri pura-pura menjadi pe-tugas evakuasi, tapi kemudian mengambil AC," kata 
dia.



Sementara beberapa warga keturunan Tionghoa korban gempa di Kota Padang juga 
mengaku diperas orang yang mengaku petugas penyelamat. "Mereka minta bayaran 
kalau mau rumahnya ditolong," kata Mariana, mahasiswi ketu-runan Tionghoa asal 
Padang. Mariana mendapat kabar itu dari kerabatnya yang menjadi korban 
pemerasan di Padang. Keluarganya yang masih ter-timbun puing-puing rumah belum 
bisa dievakuasi karena minimnya bantuan. "Saya belum bisa kontak keluarga di 
Padang," ujarnya di Jakarta.



Menurut dia, pemerasan terhadap warga Tionghoa ke-rap terjadi, termasuk ketika 
gempa Nias. "Teman saya (warga keturunan Tionghoa) juga diminta bayaran kalau 
rumahnya mau dibongkar," ujarnya. Mariana mengaku tak bisa berbuat apa-apa. 
"Bi-ngung, mau minta tolong siapa lagi?" kata dia, yang mengaku tak tahu satuan 
asal petugas penyelamatan itu.



Sedangkan Jin, warga ketu-runan Tionghoa di Padang, mengatakan, untuk 
mem-bongkar puing-puing rumah-nya, orang yang mengaku petugas penyelamat dan 
mengoperasikan alat berat itu meminta bayaran Rp 300-500 ribu. "Kalau tidak 
mau, tidak diladeni. Kalau mau bayar, baru digali," ujar Jin melalui sambungan 
telepon. "Kami tidak bisa berbuat apa-apa," ujar warga kawasan Pondok, Padang, 
ini.



MEMBUSUK

Pada bagian lain, Dinas Kese-hatan Kota Padang, menyem-protkan disinfektan di 
10 titik yang diduga masih terdapat korban terjebak di reruntuhan bangunan. 
Dinas Kesehatan Kota dibantu Dinas Kesehatan Dumai dan Pekan Baru.

Beberapa lokasi yang dila-kukan penyemprotan antara lain di Gedung Adira 
Finance Sawahan, Hotel Ambacang, Simpang Kinol, Jalan Niaga dan Sentral Pasar 
Raya.



"Ini untuk mencegah penya-kit menular akibat mayat-mayat yang kini mulai 
mem-busuk," kata Firman, petugas Dinas Kesehatan yang turut dalam penyemprotan, 
di Pa-dang, Minggu (04/10) kemarin. 

Menurut dia, pasokan di-sinfektan di Padang sangat banyak. Bila nantinya kurang 
akan dikirim dari daerah-daerah sekitar yang tidak terkena gempa.



Dia juga mengatakan, tim SAR yang melakukan evakuasi diharapkan diberi vaksin 
teta-nus untuk memberikan keke-balan tubuh saat evakuasi. Pa-salnya, banyak 
besi-besi yang kemungkinan memberikan luka saat evakuasi.

Sampai kemarin, proses evakuasi masih terus dila-kukan. Sebab, diduga kuat 
masih banyak korban yang tertimbun bangunan. Kondisi mayat sudah mulai bau. 
Bah-kan dalam radius 100 meter, sudah tercium bau mayat membusuk.(tm/ vvn)



[Non-text portions of this message have been removed]



Get your new Email address!

Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!

http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke