Refleksi : Sebetulnya presiden SBY tak perlu menyembunyikan diri di istana pada
waktu ada demo, melainkan turut bersama rakyat yang berdemonstrasi guna
meraptakan baris dengan rakyat sebagai satu kesatuan erat. Untuk itu bikin
konsert dengan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh presiden untuk menghibur para
pendemo. Bukankah lagu-lagu adalah hasil karya SBY selama 100 hari? Pendemo
terhibur dan SBY pun merasa lega membuktikan hasil karya kepada rakyat.
http://jawapos.com/index.php?act=cetak&id=28
[ Senin, 25 Januari 2010 ]
Seratus Hari Pemerintahan SBY Bakal Disambut Demo
Digelar Kelompok Cipayung dan GIB
JAKARTA - Baru berumur seratus hari, pemerintahan SBY periode kedua sudah
menuai berbagai kritik. Sejumlah organisasi mahasiswa yang terhimpun dalam
Kelompok Cipayung Plus menilai SBY-Boediono belum mampu memenuhi janji-janji
yang diumbar saat kampanye pilpres.
''Mereka tidak mampu membangun optimisme pemerintahan untuk lima tahun ke
depan. Kami menuntut pertanggungjawaban SBY atas kegagalan tersebut,'' kata
Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Arip Musthopa di
Jakarta Media Center, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, kemarin (24/1).
Yang turut hadir menyatakan sikap adalah para pimpinan organisasi mahasiswa
lain. Di antaranya, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI),
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Himpunan Mahasiswa
Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi), dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia
(KMHDI).
Lantas, apa bentuk pertanggungjawaban itu? ''Kalau HMI, target minimalnya
Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani harus mundur. Ini juga terkait dengan
kasus Bank Century. Tapi, beberapa teman yang lain sudah sampai pada sikap SBY
harus mundur dan dilakukan pemilu ulang,'' papar Arip.
Sebagai ekspresi konkret, para pimpinan mahasiswa itu berdemonstrasi di depan
Istana Negara pada 28 Januari. Mereka akan bergabung dengan Gerakan Indonesia
Bersih (GIB) yang juga berencana melakukan aksi serupa. ''Kalau GIB konsepnya
bikin panggung, kami para mahasiswa akan berbaris mengepung istana,'' jelas
Arip.
Aktivis Gerakan Indonesia Bersih Yudi Latief mengatakan, mereka memang akan
mengadakan aksi besar-besaran tepat seratus hari pemerintahan SBY-Boediono.
''Intinya, kami menilai pemerintahan ini gagal karena kelemahan kepemimpinan.
Solusinya, harus ada perubahan watak kepemimpinan dan personel pemerintahan,''
kata direktur Eksekutif Reform Institute itu. (pri/tof)
[Non-text portions of this message have been removed]