Kalau bener info ini, dan Obama batalkan kunjungan ke Indonesia, wah bakal seru 
nih perkaranya. 


Obama Didesak Untuk Batalkan Kunjungan ke Indonesia
detikcom
detikcom - Kamis, 18 Maret

[Obama Didesak Untuk Batalkan Kunjungan ke Indonesia] Obama Didesak Untuk 
Batalkan Kunjungan ke Indonesia

Presiden AS Barack Obama diberitakan tengah mendapat tekanan dari para kolega 
di partainya, Partai Demokrat, untuk membatalkan kunjungan ke Indonesia, 
Australia dan Guam. Alasannya, kunjungan itu dikhawatirkan akan mengganggu 
usaha Obama menggolkan rancangan undang-undang (RUU) mengenai reformasi 
kesehatan.

Setelah depan bulan perjuangan, Obama dan para pendukungnya di Partai Demokrat 
terus berupaya untuk meraih dukungan yang cukup untuk menggolkan RUU kesehatan.

Hari Jumat 19 Maret mendatang dipandang sebagai deadline krusial. Namun 
sebanyak 26 anggota parlemen dari Demokrat masih ragu-ragu mengenai reformasi 
kesehatan tersebut. Sehingga ada kemungkinan pengesahan RUU kesehatan tersebut 
tidak akan terjadi sebelum awal April mendatang.

Obama telah memanggil beberapa dari anggota parlemen yang ragu-ragu tersebut ke 
Gedung Putih untuk melakukan pembicaraan langsung mengenai RUU tersebut.

RUU kesehatan ini dirancang untuk melindungi 30 juta warga yang tidak memiliki 
asuransi di AS selama 10 tahun. Namun Partai Republik dan kelompok-kelompok 
bisnis di AS menentang rancangan yang dianggap mereformasi sektor kesehatan itu.

"Untuk pertama kali dalam delapan bulan Presiden akhirnya turun tangan, tapi 
kini dia ingin pergi dengan pesawat? Yang benar saja," ujar seorang anggota 
Kongres AS dari Partai Demokrat yang minta dirahasiakan identitasnya.

"Kunjungan tersebut benar-benar mengganggu berbagai hal," kata seorang 
politikus Demokrat lainnya seperti dilansir situs Politico.com, Rabu 
(17/3/2010).

Obama awalnya dijadwalkan memulai tur Asia-Pasifiknya pekan ini. Namun 
perdebatan mengenai RUU kesehatan tersebut telah membuat Obama menunda 
kunjungan tersebut tiga hari.

Pesawat Air Force One yang akan membawa Obama saat ini dijadwalkan terbang dari 
Washington DC menuju Guam pada Minggu, 21 Maret, kemudian ke Indonesia pada 
Selasa, 23 Maret sebelum kemudian mendarat di Canberra, Australia pada Kamis, 
25 Maret mendatang.

Kirim email ke