Refleksi : Tentu saja PD tidak ingat pepatah Melayu kuno  yang mengatakan: "Tak 
ada saap tanpa api", jadi sulit membela diri, apalagi manta wakil presiden 
Jusuf Kalla  sudah menyatakan bahwa bocoran Wikileaks benar.

Rupanya Raja Bohong sudah memberi instruksi kepada kakitangannya untuk 
menyangkal kepada umum, tentang kecurangan yang dilakukan selama ini. Kemana 
sampah akan dibuang?

http://id.berita.yahoo.com/partai-demokrat-itu-berita-sampah-20110311-043251-905.html

Partai Demokrat: Itu Berita Sampah
Liputan 6 - 6 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta: Partai Demokrat menyatakan pemberitaan dua media massa 
Australia, The Age dan Sydney Morning Herald, soal penyalahgunaan wewenang yang 
diduga dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah sampah. Berita 
tersebut juga dinilai gosip murahan yang sama sekali tidak mengandung fakta. 
Pernyataan ini disampaikan Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Andi 
Nurpati beserta jajaran pengurus Partai Demokrat di Jakarta, Jumat (11/3).

Menurut Andi, pemberitaan tersebut terlalu tendesius dan merupakan sebuah 
penghinaan terhadap kepala negara sehingga melukai perasaan masyarakat 
Indonesia. Partai Demokrat, lanjutnya, menganggap isi berita itu tak meyakini 
jika Presiden SBY dan istrinya, Ani Yudhoyono, melakukan intervensi terhadap 
hukum dalam kasus dugaan korupsi Taufik Kiemas serta menggunakan kekusaannya 
untuk keuntungan pribadi maupun keluarga.

Andi mencontohkan kasus korupsi Aulia Pohan. Presiden SBY, tambahnya, tidak 
mencampuri masalah hukum besannya tersebut. Karena itu, Partai Demokrat menilai 
berita itu tidak memiliki kebenaran dan ada muatan politis terkait pemberitaan 
itu. Pasalnya, berita itu dimuat ketika Wakil Presiden Boedino berkunjung ke 
Australia. 

Dalam kesempatan ini, Partai Demokrat juga menuntut Kedutaan Besar Amerika 
Serikat tidak menyelidiki kasus yang mereka seleski atas dasar urgensi secara 
mandiri dengan cara menemui sumber-sumber tidak jelas.(BOG)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke