Hah, Diplomasi Seks untuk Mendapat Visa
Editor: Benny N Joewono
Minggu, 13 Maret 2011 |

SHANGHAI, KOMPAS.com  Sejumlah pejabat Seoul tiba di Shanghai, Minggu 
(13/3/2011), untuk menyelidiki sinyalemen skandal seksual yang melibatkan 
perempuan China dan beberapa diplomat Korea Selatan.

Para pejabat Korsel sebelumnya mengatakan pada sehari sebelumnya bahwa satu tim 
pejabat dari kantor perdana menteri dan kementerian luar negeri berencana akan 
melakukan penyelidikan lapangan di Konsulat Jenderal Korsel Shanghai, China, 
selama enam hari.

Sekurangnya empat diplomat Korsel, termasuk seorang mantan konsulat jenderal, 
ditemukan telah melakukan hubungan seksual dengan seorang perempuan China 
berusia 33 tahun, yang diduga menggunakan pengaruhnya untuk membantu warga 
China mendapatkan visa Korsel dengan cepat dan mudah.

Para diplomat tersebut juga dilaporkan mendapat tuduhan membocorkan informasi 
seperti nomor telepon pejabat tinggi Korsel kepada perempuan itu yang dikenal 
dengan nama keluarga Deng.

Namun, menurut beberapa analis, upaya penyelidikan di China dapat menghadapi 
halangan dengan keberadaan Deng yang masih belum diketahui.

Juga belum jelas apakah pihak berwajib China akan bekerja sama dengan tim 
penyelidik Korsel bila melakukan penyidikan di luar urusan konsuler dalam 
negara yang sangat terkendali tersebut.

"Kami akan bekerja sama dengan regu penyelidik supaya dapat secepatnya 
menyelesaikan kasus yang terjadi dalam kantor konsuler dan menstabilkan urusan 
konsuler," kata Ahn Chong-ki, yang mengambil alih jabatan kepala konsulat pada 
Jumat.

Kasus tersebut menjadi sorotan dari suami warga Korsel dari perempuan China 
itu. Sejumlah foto perempuan itu memperlihatkan pose intim dengan setiap 
diplomat dan telah tercetak di beberapa surat kabar dan disiarkan oleh televisi 
Korsel.


Kirim email ke