hufff.. puasa.. korupsi jalan terusss, ibadahnya pada setan atau pada Tuhan ya
_________________________
______________
Dari:  <[email protected]>
Judul: Konspirasi Korupsi dana DAK pendidikan Tulungagung
Tanggal: Rabu, 17 Agustus, 2011, 7:02 PM

     
http://www.radaronline.co.id/berita/pembaca/3340/2011/Konspirasi-Korupsi-Dana-DAK-Pendidikan-Tulungagung
Notes
Demi info yang seimbang dan  tidak sepihak, kami menyarankan agar dilakukan 
konfirmasi kepada pejabat kabupaten Tulungagung.
Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung (bpk. Bambang)  HP: 081335722229
Anggota DPRD kabupaten Tulungagung (bpk. Supriono) HP: 08125905711
(tim)

Siaran Pers PANGGUNG (Paguyuban LSM Tulungagung)
bahwa pada:
Tanggal:17 Agustus 2011
lokasi  :  Hotel Elmi Surabaya, kemudian pindah ke Hotel Mojopahit Surabaya.
Jam     : sekitar pukul 20.00 - selesai

Bertepatan  dengan hari proklamasi kemerdekaan, bukannya bagaimana merenungkan 
hari  kemerdekaan & bagaimana mengisinya dengan hal berguna, agar negara ini 
bisa maju, tapi malah beraktifitas & ber-konspirasi merencanakan  korupsi dana 
pendidikan yang seharusnya untuk meningkatkan kualitas  pendidikan & 
mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Itulah yang patut diduga telah dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten 
Tulungagung, bpk Bambang, Kepala Bagian keuangan kabupaten Tulungagung, bpk 
Fauzi, bersama mafia pendidikan yang sudah beberapa kali diberitakan oleh media 
massa yakni ibu Inggarwati
 yang  mengakunya merupakan utusan Distributor produk pendidikan di Jawa  
Timur, PT. Cipta Inti Surabaya, dan juga mendapat mandat dari PT. Bintang Ilmu 
dan PT Mapan yang meng-klaim sebagai Distributor Tunggal untuk produk2 
peningkatan mutu pendidikan dari kementrian pendidikan nasional, Rudi yang 
mengaku utusan dari Kadin (kamar Dagang dan Industri) Jawa Timur, dan beberapa 
orang lagi yang mengaku utusan dari DPRD kabupaten Tulungagung serta beberapa 
orang pengusaha.

Tim LSM Tulungagung yang sudah lama menduga bahwa banyak korupsi di
Tulungagung direncanakan dliuar kota, setelah mendapatkan info, lalu
membuntuti kepergian beberapa pejabat penting Tulungagung ini. Biasanya 
pertemuan2 pejabat dan para mafia koruptor iu dilakukan ditempat hiburan  
malam, (dugem) mungkin karena bulan ramadhan, waktu dibuntuti para pejabat itu 
pergi ke hotel Elmi kota Surabaya. Dan saat mereka tak sengaja melihat bahwa 
ada beberapa anggota LSM dari Tulungagung ternyata  ada di Hotel Elmi juga, 
maka pertemuan kelihatan terburu2 dan mereka bergegas pergi bersama2 entah 
kemana. Agar tidak ketahuan membuntuti, akhirnya hanya 1 orang rekan LSM yang 
membuntuti, untuk melihat apakah pertemuan itu bubar, ataukan dilanjutkan 
ketempat lain. Ternyata rapat dilanjutkan ketempat lain, yakni di restoran di 
hotel Mojopahit surabaya.

Mungkin merasa aman karena tidak melihat lagi kerumunan
 LSM dari Tulungagung, akhirnya pertemuan mereka itu dilanjutkan. Mereka  tidak 
mengetahui bahwa ada satu anggota LSM Tulungagung yang mengintip pertemuan itu.

Hasil pertemuan:

bahwa pekerjaan untuk peningkatan mutu pendidikan akan diberikan kepada 
Inggarwati, Rudi dan  pengusaha yang mewakili kepentingan DPRD. Maka pekerjaan 
akan mulai diatur agar dalam pelelangan dokumennya diatur, juga mekanismenya 
diatur, agar orang lain tidak bisa mengikuti pelelangan dan atau mengatur 
panitia agar memenangkan Inggarwati atau orang2nya.

Dalam  pertemuan itu Inggarwati menjamin, meskipun nanti mekanismenya agak 
menyimpang, tidak perlu kuatir jika dilaporkan oleh para LSM,
 karena menurut Inggarwati, dirinya diback-up oleh pejabat tinggi
 kejaksaan agung. Sehingga nanti jika ada laporan dari LSM pada
kejaksaan negeri ataupun kejaksaan tinggi, pasti aparat kejaksaan di
Jawa Timur tidak akan berani memeriksa pekerjaan ini (terdengar nama
Marwan, yang katanya merupakan pejabat yang cukup kuat di kejaksaan
agung, entah apa jabatannya)

Menurut Inggarwati dibeberapa daerah  yang dia mengerjakan pekerjaan 
peningkatan mutu pendidikan yang dibiayai dana DAK pendidikan, meski ada 
mekanisme yang tidak terlalu sesuai dengan aturan, dan tidak sesuai dokumen 
pelelangan RKS serta barang yang dikirim tidak sesuai dengan spesifikasi dari 
kementrian pendidikan, terbukti aman2 saja, dia menyebutkan kabupaten 
probolinggo, kabupaten lumajang, kabupaten Mojokerto, kabupaten Ngawi dan 
beberapa tempat lagi diluar Jawa Timur. Yang penting bagaimana panitia mau 
memenangkan Inggarwati atau orang2nya.

Karena selain punya backing dan  menjalankan perintah dari oknum di kejaksaan 
agung yang bernama Marwan tadi  untuk mencarikan "dana operasional", juga 
aparat hukum di jawa Timur dan beberapa tempat lain telah menerima jasa 
baiknya, baik promosi jabatan ataupun juga mendapat "setoran" rutin darinya.

Hal ini ditambahi oleh orang yang bernama Rudi yang mengaku suruhan dari Kadin 
jawa timur, bahwa seperti yang dilakukan Rudi sebagai penyedia kain dan seragam 
untuk para pegawai negeri di hampir seluruh kabupaten di Jawa Timur, menyatakan 
menjamin aman, karena seperti pengadaan kain dan seragam para pegawai negeri 
tadi, meski bahan kain tidak sesuai spesifikasi dan mutu yang ditentukan, tapi 
terbukti aman2 saja, karena selain di backing oleh Ketua Kadin Jawa Timur, juga 
rutin memberi setoran untuk memelihara aparat hukum.

Dan dijamin dari proses pengadaan tersebut, dinas pendidikan dan pejabat di 
Tulungagung, baik pejabat kabupaten dan DPRD akan mendapatkan bagian yang 
besar, sekitar 25%-30% dari nilai proyek.

Bahkan, Inggarwati, Rudi cs  berjanji akan membantu mengatasi masalah hukum 
yang akan timbul dari penyelewengan pembangunan gedung sekolah2 yang didanai 
oleh dana DAK pendidikan tahun 2010, maupun tahun2 sebelumnya. Karena sudah 
rahasia umum, meskipun selama bertahun2 mendapat dana DAK pendidikan untuk 
pembangunan dan rehabilitasi bangunan sekolah lebih dari 5 tahun berturut2, 
sekolah di Tulungagung yang mendapatkan dana itu, sekolah tetap hancur. kemana 
dana pembangunan itu? beberapa waku yang lalu sempat diperiksa oleh aparat 
hukum, termasuk adanya pembelian mebelair (meja kursi) untuk murid dan guru, 
ternyata yang ada bukan pembelian, tapi barang lama diperbaiki dan dica/ 
dipernis, agar tampak baru. dan itu dalam laporan keuangan ditulis bahwa 
membeli mebelair baru dengan besar anggaran adalah sebesar pembelian mebelair 
baru. Kasus ini pernah diberitakan oleh media massa, dan sempat diperiksa 
aparat, ternyata kemudian tidak ada kabar beritanya.

Jadi selain mafia perampok  uang negara, rupanya juga mengaku sebagai markus 
(makelar kasus) dengan  klaim sebagai suruhan oknum pejabat kejaksaan agung 
tadi.

Jadi kesimpulan dari LSM Tulungagung,
Bahwa  pengadaan produk peningkatan mutu pendidikan, akan direkayasa untuk  
memenangkan Inggarwati dan komplotannya, dan cenderung akan mengurangi kualitas 
dari spesifikasi dan mutu yang ditentukan oleh kementrian pendidikan nasional, 
agar ada banyak kelebihan dana yang akan dinikmati bersama oleh para mafia dan 
pejabat di Tulungagung, juga untuk memberikan dana operasional untuk oknum yang 
bernama Marwan dan para aparat hukum di Jawa Timur dan Tulungagung. maka perlu 
dicari info, siapakah oknum bernama Marwan tadi, dan apa jabatannya di 
Kejaksaan  Agung dan siapa komplotannya di lembaga aparat hukum Jawa Timur. 
Karena kami kuatir ini hanya klaim dari Inggarwati, komplotannya dan pejabat 
kabupaten Tulungagung untuk menakut2i LSM di Tulungagung, agar konspirasi untuk 
merampok uang  negara ini tidak dipantau oleh para LSM di Tulungagung.

Dan kelakuan para pejabat ini sangat merendahkan derajat sebagai pegawai 
pemerintah, kok mau2nya disuruh dan dipanggil oleh para mafia ini jauh2 dari 
Tulungagung ke Surabaya (jaraknya 250 km) untuk patuh dan atau berkomplot 
bersama mafia perusak ekonomi bangsa. Dan klaimnya konspirasi  ini mendapat 
restu dari Bupati, benarkah?

PANGGUNG
Paguyuban LSM Tulungagung

A.Boegank
koordinator

Tulisan ini ditayangkan serentak juga di :

Blog Jakarta Post Online Reviews
Akses berita lokal dan mancanegara terkini
dengan Gratis dan realtime (seketika)
Kunjungi disini
http://jakartapost.blogspot.com

Blog Komunitas Tionghoa di Indonesia
Akses berita, updates kegiatan komunitas Tionghoa
di Indonesia serta komentar komunitas Tionghoa dan para
pemerhati dan yang peduli dengan negeri ini.
Kunjungi
http://tionghoanet.blogspot.com
atau
http://chinese-clubs.blogspot.com
http://indonesiaupdates.blogspot.com

Kirim email ke