Refl: Apakah Menteri Muhainin adalah bandit dan anak buahnya tertangkap basah? 
Kalau Muhainin bandit, bagaimana  dengan  menteri-menteri lain dan pemimpin 
mereka? Suci murnikah mereka?   hehhehehe


http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2011/08/25/brk,20110825-353618,id.html


KPK Tangkap Tiga Anak Buah Menteri Muhaimin 
Kamis, 25 Agustus 2011 | 19:23 WIB



TEMPO Interaktif, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap pejabat di 
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Kamis sore, 25 Agustus 2011. 
Pejabat itu tertangkap tangan dengan dugaan menerima suap.



Juru bicara KPK Johan Budi SP yang dikonforminasi membenarkan adanya 
penangkapan itu. Namun dia mengatakan, “masih dicek informasinya.”



Sumber Tempo menyebutkan, ada sebanyak tiga orang pejabat Kementerian Tenaga 
Kerja dan Transmigrasi yang ditangkap sore tadi. Pejabat yang ditangkap itu 
diduga di bagian Pembina dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi. “Masih ada yang 
sedang diburu,” kata sumber Tempo.



Pejabat yang ditangkap itu diduga berinisial DI, Dh dan N. Dan seorang pejabat 
yang sedang dikejar berinisial I. Dalam kasus apa mereka ditangkap, sumber 
Tempo belum memastikannya.



Sumber Tempo di internal Kemenakertrans pun membenarkan adanya informasi 
penangkapan itu.



RUSMAN PARAQBUEQ

 

++++

http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2011/08/25/brk,20110825-353631,id.html
KPK Temukan Duit Rp 1,5 Miliar di Kardus Durian 
Kamis, 25 Agustus 2011 | 21:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta-- Setidaknya dua orang pejabat dan staf Kementerian 
Tenaga Kerja dan Transmigrasi dicokok tim penyidik Komisi Pemberantasan 
Korupsi. Mereka ditangkap di tempat terpisah, lengkap dengan barang bukti 
berupa dana sebesar Rp 1,5 miliar. Duit yang diduga bakal jadi pelicin proyek 
itu, berada dalam satu kardus bersama durian.



"Mereka tertangkap tangan. Kurirnya membawa kardus berisi durian dan uang" kata 
Juru Bicara KPK Johan Budi SP di kantornya, Kamis 25 Agustus 2011. " Di 
dalamnya ada slip pengambilan uang dari bank" 





Ketiga orang yang diciduk tim KPK itu adalah DNW; seorang pegawai swasta, INS; 
Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pembangunan Kawasan (P2K) Kementerian, 
serta DI, Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi kementerian. Mereka saat ini 
menjalani pemeriksaan di Gedung A, lantai dua kementerian.



Menurut Johan, duit Rp 1,5 miliar dalam kardus itu diduga akan digunakan jadi 
pelicin pencairan dana program Pembangunan Infrastruktur Daerah Bidang 
Transmigrasi kementerian senilai Rp 500 miliar, Anggaran Pendapatan dan Belanja 
Perubahan 2011.





INS ditangkap lebih dulu sekitar pukul 15.00 WIB di kantornya lantai dua 
kementerian. Setengah jam kemudian DI ditangkap di kantornya lantai dua pula. 
Setengah jam kemudian, DNW ditangkap di Bandara Soekarno Hatta. DI merupakan 
kurir. Ia tertangkap setelah menerima pencairan uang yang dilakukan DNW dari 
sebuah bank BUMN.



Menurut Johan, KPK menerima kabar adanya kesepakatan bakal ada transaksi itu 
Rabu, 24 Agustus kemarin. Sore tadi, komisi langsung melakukan penangkapan 
setelah DNW mencairkan uang pribadinya sebesar Rp 1,5 miliar dari bank.





Sekitar Jam 13.00 WIB terjadi transaksi. Karena uang banyak, DI memasukkanya ke 
dalam kardus besar berisi durian, lalu membawanya ke kantor kementerian. Uang 
itu akan diserahkan kepada INS. 





MUHAMMAD TAUFIK




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke