Sidang Isbat Sore Ini Bakal Alot 
Senin, 29 Agustus 2011 | 14:50 WIB
Besar Kecil Normal 
 
TEMPO/Fahmi Ali


TEMPO Interaktif, Jakarta - Sidang isbat penetapan 1 Syawal 1432 Hijriah di 
Kementerian Agama, Jakarta Pusat, sore ini diperkirakan akan berlangsung lama 
dan alot. Menteri Agama Suryadharma Ali akan memimpin sidang yang dihadiri 
hampir seluruh organisasi agama Islam di Indonesia itu.



Sidang akan dimulai pukul 18.00 WIB sampai selesai. Sidang kemungkinan lama 
karena Idul Fitri berpotensi tidak serentak. 



Muhyidin, Ketua Badan Hisab dan Rukyat Nasional, menyatakan setiap organisasi 
Islam bisa berbeda dalam menentukan awal lebaran. "Mereka punya alasan 
masing-masing," kata dia.



Muhammadiyah sudah terlebih dulu menetapkan Idul Fitri akan berlangsung selasa 
besok, 30 Agustus 2011. Sedangkan Persatuan Islam (Persis) menetapkan lebaran 
pada Rabu lusa, 31 Agustus 2011. 



Adapun Nahdhatul Ulama, masih menunggu hasil tim rukyat mereka yang disebar di 
sejumlah titik di Indonesia.



Dalam sidang nanti, kementerian Agama akan mendengarkan masukan dari organisasi 
kemasyarakatan. Kementerian juga akan mendengarkan paparan dari tim rukyat. 
Ahli astronomi juga diberi kesempatan menyampaikan materi. 



Karena berpotensi berbeda, "Kami berharap kementerian bisa mengayomi dan tidak 
memihak," kata Din Syamsudin, Pimpinan Muhammadiyah.



MUHAMMAD TAUFIK

++++

http://ramadan.tempointeraktif.com/hg/kesra/2011/08/28/brk,20110828-353973,id.html


Lima Hari, 270 Pemudik Tewas 
Minggu, 28 Agustus 2011 | 21:56 WIB

 
REUTERS/Miguel Angel


TEMPO Interaktif, JAKARTA - Data yang dihimpun oleh Direktorat Lalu Lintas 
Kepolisian Republik Indonesia menunjukkan bahwa sepanjang Senin (23/8) hingga 
Sabtu (27/8) ada 1.800 kasus kecelakaan lalu lintas. Imbasnya ada 270 pemudik 
yang tewas di jalanan. 



"Itu data kecelakaan di seluruh Indonesia," kata Kepala Kelompok Posko Mudik 
Direktorat Lalu Lintas Polri Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Sutrisno di ruang 
posko mudik pada Ahad (28/8) malam. Menurut dia dari 1.800 kecelakaan yang 
terjadi, 1.507 kasus melibatkan kendaraan sepeda motor. 



"Sisanya kendaraan pribadi," ujar AKBP Eko. Ia menjelaskan sebanyak 463 pemudik 
dilaporkan mengalami luka berat akibat dari kecelakaan. Sementara luka ringan 
lebih banyak lagi, yakni 1.134 pemudik. Pihaknya memperkirakan kerugian 
material mencapai Rp 6,1 miliar. 



Selama Sabtu (27/8) saja, posko mencatat ada 308 kasus kecelakaan. Terbanyak 
terjadi di wilayah Jawa Timur. 



l ANANDA BADUDU


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke