Gaya Hidup Anak Qaddafi
Pengakuan Talitha van Zon, Bekas Kekasih Mutassim Qaddafi
Republika

Talitha van Zon

REPUBLIKA.CO.ID, TRIPOLI - Model glamor mantan kekasih Mutassim Qaddafi, anak 
pimpinan Libya Moammar Qaddafi, nyaris dibakar hidup-hidup oleh pemberontak. 
Talitha van Zon, nama model itu, berhasil menyelamatkan diri dan bersembunyi.

Menurutnya, lama tak bertemu Mutassim, ia terkejut saat menjumpainya terakhir 
kali. "Dia berubah," katanya pada Sunday Telegraph di rumah sakit tempat ia 
dirawat karena luka-lukanya setelah terjun bebas dari balkon, saat menyematkan 
diri ketika hendak dibakar hidup-hidup pemberontak.

Pertemuan saat itu, katanya, adalah yang pertama sejak Februari 2011. "Dia kini 
memiliki jenggot panjang, duduk di sofa yang di atasnya berserakan senjata 
otomatis. Dia dijaga pemuda berusia 16 tahun dengan senapan mesin yang wajahnya 
garang," katanya.

Usia percintaan mereka hanya tiga bulan, ketika Talitha mengklaim ada perempuan 
lain yang membuat Mutassim tertambat hatinya. Mantan model Playboy ini 
menyatakan bergelimang kemewahan saat menjadi kekasih putra Qaddafi itu.

Dia, misalnya, mengaku pernah diterbangkan keliling dunia, dan singgah di 
Monaco untuk makan malam dengan Putri Caroline. Saat Natal, ia habiskan waktu 
di resort mewah di Kepulauan Karibia, diterbangkan dengan jet pribadi.

Menurutnya, jika Mutassim berada di Paris atau London, ia akan menyewa beberapa 
lantai dalam satu hotel yang paling mahal dan mengundang teman-temannya 
berpesta. Penata rambut asal Italia selalu menyertainya.

Suat saat, secara iseng dia pernah bertanya pada Muttasim berapa uang yang 
dihabiskannya untuk membiayai gaya hidupnya. Terlihat berhitung, putra Qaddafi 
itu kemudian menjawab: 2 juta dolar AS. "Aku bertanya, 'yang kau maksud selama 
satu tahun?' dan dia menjawab, 'tidak, satu bulan'," katanya.

Ia menyebut sederet hadiah yang pernah diberikan Mutassim, antara lain tas-tas 
koleksi Louis Vuitton dan arloji mewah.

Selama di Libya, ia tak pernah berjumpa dengan Muammar Qaddafi. Ia tinggal di 
rumah pantai Mutassim, yang terdiri dari beberapa vila dan perabotan mewah.

Talitha mengatakan bahwa Mutassim membantah bahwa rakyat Libya ditindas. Mereka 
digratiskan dari biaya perawatan rumah sakit dan biaya sekolah. "Roti murah dan 
beras juga mudah didapat," ia menirukan Muttasim.
Blog INTI-net online
http://tionghoanet.blogspot.com
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/tionghoanet

Blog JAKARTA POST Online
http://jakartapost.blogspot.com
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/jakartapost

Blog INDONESIA UPDATES
http://indonesiaupdates.blogspot.com/
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/indonesiaupdates

Online News Blog :
http://jakartaonlinenews.blogspot.com/
http://indofinancialnews.blogspot.com/
http://chinese-clubs.blogspot.com/
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
http://indoexchanges.blogspot.com/
http://jaktvnewsonline.blogspot.com/

Kirim email ke