Tiga Pimpinan KPK Diperiksa setelah Ajudan Nazaruddin 
Sabtu, 27 Agustus 2011 

TEMPO Interaktif, Jakarta - Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi akan 
kembali meminta keterangan beberapa saksi pada 5 September, seorang di 
antaranya adalah ajudan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad 
Nazaruddin. "Kemudian baru para pimpinan (KPK) yang belum dipanggil," kata 
anggota Komite Etik Said Zainal Abidin, Sabtu, 27 Agustus 2011.

Dari empat pimpinan KPK yang akan diperiksa oleh Komite Etik ihwal dugaan 
pelanggaran etika pimpinan Komisi Antikorupsi ini, baru M Jasin yang sudah 
diperiksa pada 24 Agustus lalu. Jasin diperiksa selama sejam.

Adapun jawaban Jasin, "Seumur hidup (saya) belum pernah ketemu dengan Anas 
(Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum)," kata Ketua Komite Etik Abdullah 
Hehamahua seusai pemeriksaan waktu itu. "Pak Jasin juga tidak pernah kenal dan 
bertemu dengan Nazaruddin."

Abdullah mengatakan Jasin juga membantah adanya rekayasa di KPK dalam 
penanganan kasus korupsi karena semuanya dilakukan secara kolektif melalui 
gelar perkara, penyelidikan sampai penyidikan.

Jasin kepada Tempo sebelumnya melalui pesan singkat juga membantahnya. Jasin 
sekaligus mengklirkan berita di Koran Tempo yang terbit pada 24 Agustus, di 
mana disebut Jasin pernah bertemu dengan Nazaruddin. Dalam tuduhan Nazaruddin 
yang muncul di media massa, Jasin disebut pernah bertemu dan kenal dengan Anas, 
dan diduga ikut merekayasa kasus Nazar.

Seusai libur Lebaran, Komite Etik berencana melanjutkan pemeriksaan pimpinan 
KPK lainnya, Busyro Muqoddas, Haryono Umar dan Chandra M Hamzah. Pemeriksaan 
ketiganya direncanakan pada 6 September. Namun siapa yang akan pertama 
diperiksa, Komite Etik belum memastikannya. "Tanggal 5 (September) baru 
diputuskan," kata Abdullah.

Menurut Said, setelah meminta keterangan para saksi dan pimpinan KPK, Komite 
akan menggelar rapat. "Rapat penilaian berdasarkan segala keterangan dan 
rekaman yang ada pada KPK," kata Said. "Komite Etik akan bekerja secara 
obyektif dan profesional."

RUSMAN PARAQBUEQ

Kirim email ke