Warga Medan "Serbu" Sepatu Buatan China
Antara

Medan (ANTARA)-Warga Medan, hingga Rabu pukul 00.30 WIB masih terlihat memadati 
kawasan Jalan Stadiun Teladan/Gedung Arca Medan untuk membeli sepatu buatan 
China dan Bandung yang dijual murah di kawasan itu untuk dipakai di hari 
lebaran.

"Semakin mendekati pagi makin banyak pembeli datang.Biasanya memang pembeli 
datang usai ikut atau melihat takbir Idul Fitri," kata pedagang sepatu di 
kawasan Jalan Stadiun Teladan/Gedung Arca Medan,Anas, Rabu.


Pembeli yang memadati kawasan itu sebagian besar terlihat dari kalangan muda 
karena sebagian besar barang yang diperjualbelikan pedagang memang sebagian 
besar "berselera muda".


Pedagang sepatu yang mengaku sudah berjualan hampir tiga tahun di kawasan itu, 
mengakui, pembeli "menyerbu" kawasan tersebut karena harga jual sepatu dan 
sandal harganya murah di kisaran Rp50.000 -Rp100.000/ pasang.


"Karena murah itulah makanya setiap hari khususnya di malam lebaran `diserbu` 
pembeli," kata Anas.


Harga jual bisa murah, katanya, karena selain sebagian besar buatan China juga 
karena dijual di pinggiran jalan sehingga pedagang tidak mengeluarkan biaya 
besar untuk menyewa kios.


Salah seorang pembeli, Rudi, mengaku, sering membeli sepatu atau sandal di 
kawasan itu dengan alasan murah.


Meski kualitasnya kurang bagus dimana rata-rata terbuat dari bahan plastik, 
modelnya tidak ketinggalan.


Sepintas dilihat tidak terlihat barang murah, katanya.


Pengamat ekonomi Jhon Tafbu Ritonga, menyebutkan pedagang seperti di kawasan 
Jalan Stadiun Teladan/Gedung Arca itu seharusnya mendapat pembinaan dari 
pemerintah karena juga membantu pergerakan sektor ril dan bisa dijadikan 
kawasan wisata.


Soal barang yang dijual sebagian besar produk China, kata Jhon, memang harus 
diwaspadai dimana harus dipertanyakan apakah produk itu masuk secara legal atau 
ilegal.


"Kalau legal, yang harus dipelajari pengusaha lokal adalah bagaimana bisa 
membuat produk serupa dengan harga yang murah juga sehingga konsumen akhirnya 
memilih produk lokal," katanya.
Blog INTI-net online
http://tionghoanet.blogspot.com
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/tionghoanet

Blog JAKARTA POST Online
http://jakartapost.blogspot.com
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/jakartapost

Blog INDONESIA UPDATES
http://indonesiaupdates.blogspot.com/
Feeds :
http://feeds.feedburner.com/indonesiaupdates

Online News Blog :
http://jakartaonlinenews.blogspot.com/
http://indofinancialnews.blogspot.com/
http://chinese-clubs.blogspot.com/
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
http://indoexchanges.blogspot.com/
http://jaktvnewsonline.blogspot.com/

Kirim email ke