http://www.analisadaily.com/news/read/2011/09/17/13183/pt_garam_diharuskan_beli_rp750000_per_ton/#.TnXrh9Tgl5g

Ekonomi - Hari ini Pkl. 00:40 WIB
PT Garam Diharuskan Beli Rp750.000 per Ton


Pamekasan, (Analisa). Menteri Kelautan dan Perikanan minta PT Garam membeli 
garam rakyat seharga Rp750.000 per ton, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan 
pemerintah.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, di Pamekasan, Madura, Jawa 
Timur, Jumat (16/9), mengatakan, "Harga garam harus Rp750.000 per ton, tidak 
boleh dibawah harga itu."

Saat memberikan sambutan di hadapan perwakilan petani garam di Desa Lembung, 
Kecamatan Galis, Pamekasan, menteri mengatakan, ketentuan harga garam sebesar 
Rp750.000 per ton itu sudah menjadi ketentuan pemerintah. 

Bahkan, kata dia, pemerintah juga telah mengalokasikan dana bantuan kepada PT 
Garam sebesar Rp40 miliar untuk meningkatkan harga beli garam petani.

Di hadapan perwakilan petani garam, tokoh masyarakat, dan jajaran Muspida di 
lingkungan Pemkab Pamekasan, Fadel menuturkan, ketentuan harga minimal garam 
Rp750.000 per ton itu disetujui presiden, setelah dirinya berung-ulang 
menghadap.

"Saya mengusulkan kenaikan harga garam rakyat dengan tujuan untuk meningkatkan 
swasembada garam. Lima kali saya menghadap presiden mengusulkan kenaikan harga 
garam dari semula hanya Rp350.000 per ton hingga kini disetujui menjadi 
Rp750.000 perton," kata menteri.

Oleh karenanya, sambung Fadel, pihaknya berharap PT Garam benar-benar bisa 
mentaati kebijakan harga garam yang telah ditetapkan pemerintah tersebut 
sebagai upaya untuk mendukung pragram swasembada garam konsumsi 2012 nanti.

Di akhir sambutannya, Menteri Fadel Muhammad juga sempat menanyakan secara 
langsung kepada para petani di wilayah itu tentang kesiapannya meningkatkan 
produksi dan kualitas garam, termasuk mendukung program pemerintah dalam hal 
swasembada garam 2012.

Dalam kesempatan itu Menteri juga menyerahkan secara simbolis bantuan program 
usaha garam rakyat (PUGAR) kepala 123 kelompok usaha garam yang ada di wilayah 
itu.

Bantuan diserahkan kepada tiga kelompok usaha, yakni kelompok usaha garam 
(KUGAR) Menara Putih pimpinan Haji Ali Ridho asal Desa Lembung, Kecamatan 
Galis, KUGAR Mawar IV, Desa Bunder, Kecamatan Galis dan KUGAR Jaya Makmur Desa 
Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan.

Total bantuan PUGAR kepada 123 kelompok usaha garam di Kabupaten Pamekasan 
senilai Rp6,2 miliar dengan tujuan untuk meningkatkan produksi dan kualitas 
garam sebagai upaya untuk mendukung pragram swasembada garam nasional.

"Total anggaran yang kami alokasikan untuk program ini senilai Rp90 miliar 
lebih, termasuk untuk petani garam di Kabupaten Pamekasan ini," kata Fadel. (Ant

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke