Subject: [inti-net] Bukan Salah Rok Mini.....
============================================
Note : YAH SALAH ADALAH Manusia2 YANG BER "OTAK " - MINI .....

                        
 
-------Original Message-------
 
From: firdausjuven
Date: 20.9.2011 4:25:26
To: [email protected]
Subject: [inti-net] Bukan Salah Rok Mini
 
  
Bukan Salah Rok Mini
Oleh Isyana Artharini 

Pejabat publik di Indonesia tak pernah kehabisan pernyataan kontroversial.
Yang baru terjadi adalah pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.

Atas sebuah kasus pemerkosaan terhadap seorang karyawati di angkutan umum,
Foke memberi kiat aman. Ia meminta agar kaum perempuan yang menggunakan
sarana transportasi angkutan umum saat berpergian hendaknya tidak mengenakan
rok mini guna mencegah menjadi korban tindak asusila.

"Tindakan pencegahan ini dilakukan agar tidak memancing orang untuk
melakukan tindakan asusila," kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo kepada
wartawan di Jakarta, Jumat, seperti dikutip Antara.

Itu baru satu pernyataan. Foke masih melanjutkan dengan, "Coba bayangkan
yang duduk di depan perempuan itu, bagaimana reaksinya melihat ada perempuan
pakai rok mini, rada gerak juga kan," tuturnya.

Bukan hanya rok mini. Celana pendek jadi sasaran berikutnya. Ia meminta agar
para kaum hawa yang mengendarai sepeda motor agar tidak menggunakan celana
pendek yang ketat. "Ini sudah naik motor, pakai celana pendek ketat. Yang
nyupir di belakangnya kan bisa goyang-goyang," ucapnya.

Bahwa pernyataan seperti ini datang dari seseorang dengan tingkat pendidikan
yang cukup istimewa (Fauzi Bowo mendapat gelar Doktor dari Universitas
Kaiserlautern, Jerman di bidang Perencanaan Kota dan Wilayah) sukar dipahami
 Lebih mengherankan lagi ketika menyadari bahwa pernyataan yang memojokkan
ini datang dari seorang pemimpin daerah yang sepatutnya melindungi penduduk
kotanya dari berbagai tindak kejahatan.

Fauzi Bowo seharusnya sadar bahwa inti masalahnya adalah keamanan kota,
bukan pakaian seseorang. Toh korban pemerkosaan dalam kasus ini sedang tidak
memakai rok mini atau celana pendek saat kejadian. Jadi di mana logika
pernyataan Foke tersebut, ketika pakaian 'normal' pun sudah tidak mempan
melindungi korban pemerkosaan. Dan selagi kita membicarakan pakaian,
pemerkosaan juga tidak disebabkan oleh cara berjalan seorang perempuan, cara
dia merias wajah, cara dia bertingkah atau bicara, atau karena dia tidak
hati-hati.

Nah kini kami ingin tahu, apa pendapat Anda tentang pernyataan Foke yang
tidak pada tempatnya ini? Apa sebenarnya permasalahan terbesar dari kasus
ini yang, menurut kami, tak dipahami oleh Foke?

Kami yakin, Anda bisa memberikan ide yang lebih baik daripada yang diberikan
Fauzi Bowo dalam mencegah terjadinya pemerkosaan atau tindak kriminal
lainnya. Apa pun ide itu, kami ingin mendengarnya dari Anda lewat komentar
di bawah ini.



 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke