Pelaku Bom Bunuh Diri Tunggu Momen Jemaat Pulang
Oleh Vanroy Pakpahan | TRIBUNnews.com 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ledakan bom bunuh diri terjadi di GBIS Kepunton Solo. 
Si pelaku bom bunuh diri tewas di lokasi kejadian. Untuk sementara, korban 
tewas akibat ledakan tersebut dinyatakan baru sang pelaku sendiri. Adapun 
jemaat gereja sebanyak 21 orang dilaporkan menderita luka-luka.
Polda Jawa Tengah mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, diketahui jika 
si pelaku bom bunuh diri memang sengaja ingin menyerang dan melukai jemaat 
gereja tersebut. Pelaku diketahui menunggu para jemaat itu pulang dalam kondisi 
berkerumun untuk meledakkan bom yang diduga dililitkan di perutnya.
"Modusnya, dia menunggu jemaat keluar, saat keluar selesai ibadah, kemudian dia 
mendekat dan meledakkan dirinya," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol 
Djihartono saat dihubungi, Minggu (25/9).
Ledakan sendiri, kaata Djihartono, terjadi di sekitar pintu utama gereja. Hal 
senada diungkapkan oleh Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga 
Ana.
"Ledakan dilakukan tepat di pintu utama saat jemaat sedang keluar setelah 
selesai melaksanakan ibadah," tuturnya dalam pesan singkat.
Sejauh ini, kepolisian masih menyelidiki material bom yang menewaskan pelaku 
dan melukai puluhan orang itu. Polisi belum menyimpulkan daya ledak bom 
tersebut.

Kirim email ke