weleh..weleh..
Sunny..Sunny..
berita bagus saja bisa anda pelintir jadi berita miring...
sakit hati kok dipiara ?
JS

--- Pada Kam, 15/12/11, Sunny <[email protected]> menulis:


Dari: Sunny <[email protected]>
Judul: [inti-net] Manajemen dan Serikat Pekerja Freeport Capai Kesepakatan
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 15 Desember, 2011, 7:10 PM



  



Refleksi : Rupanya tidak ada aksi solidaritas dari kaum buruh di luar Papua, di 
NKRI, sebab kalau ada aksi demikian seperti di negeri-negeri lain akan 
memperkuat tuntutan buruh Freeport bisa mendapat lebih banyak lagi dari apa 
yang disepakai sekarang. Tetapi begitulah keadaannya, apa lagi Papua mempunyai 
status “seperti wilayah jajahan” maka nyonya-nyonya dan tuan-tuan tidak sudi 
melakukan aksi solidaritas guna menyokong dan memperkuat kaum buruh di Papua 
untuk menperjuangkan tuntutan mereka.

http://www.suarapembaruan.com/home/manajemen-dan-serikat-pekerja-freeport-capai-kesepakatan/14869

Manajemen dan Serikat Pekerja Freeport Capai Kesepakatan
Kamis, 15 Desember 2011 | 9:02
Ancaman PT Freeport Indonesia untuk tidak menggaji karyawan yang mogok tak 
menyurutkan niat ribuan karyawan untuk mogok. Pelen-pelan mereka mulai 
berkumpul, Jumat (16/9) pagi di Kuala Kencana, tempat dimana Kantor Freeport 
berada. (Foto: SP/Robert Isidorus Vanwi) 

Berita Terkait

a.. Karyawan Freeport Kembali Mogok 
b.. Petrus Ayamseba Diajukan sebagai Pahlawan Buruh 
c.. Mogok Karyawan PT Freeport Indonesia Berlanjut 
d.. Aktivitas Freeport Lumpuh 
e.. Produksi PT Freeport Indonesia Lumpuh 
[JAYAPURA] PT Freeport Indonesia (PTFI) mengumumkan bahwa pihaknya telah 
mencapai kesepakatan dengan Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja yang akan 
dimasukkan ke dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) untuk dua tahun ke depan. 

Mogok kerja, yang dimulai pada 15 September 2011, telah berakhir dan pekerja 
akan mulai melapor ke posisi kerja masing-masing dalam beberapa hari mendatang. 
Ini dikatakan Juru Bicara PT Freeport Indonesia Ramdani Sirait, Rabu (14/12) 
malam.

Kata dia, sesuai dengan persyaratan yang disepakati, PTFI. sepakat untuk 
meningkatkan upah dasar sebesar 24 persen pada tahun pertama dan 13 persen di 
tahun kedua (setara dengan kenaikan 40 persen selama dua tahun). 

Selain itu, PTFI telah sepakat untuk memberikan peningkatan manfaat, termasuk 
peningkatan tunjangan perumahan, bantuan pendidikan dan tabungan pensiun Untuk 
tujuan kemanusiaan, 

Lanjut Ramdani, PTFI juga setuju untuk membayar satu kali bonus penandatanganan 
setara dengan tiga bulan upah dasar. Para pihak juga sepakat bahwa negosiasi 
upah di masa depan akan didasarkan pada biaya hidup dan daya saing upah di 
Indonesia.

"Manajemen PTFI dengan gembira telah mencapai ketentuan yang dapat diterima 
bersama dengan Serikat Pekerja dan menghargai dukungan dan bantuan dari 
berbagai instansi pemerintah dalam mencapai resolusi untuk kepentingan semua 
pihak,"ujarnya.

Dikatakan, Manajemen PTFI saat ini akan fokus dalam melanjutkan operasi 
perusahaan secara aman, harmonis dan efisien. Seperti dilaporkan sebelumnya, 
kegiatan di pabrik pengolahan telah berhenti beroperasi sejak 22 Oktober 2011, 
sambil menunggu perbaikan pipa konsentrat dan bahan bakar yang rusak sebagai 
akibat dari kerusuhan yang terjadi selama pemogokan.

"Perbaikan untuk jaringan pipa yang rusak secara substansial telah selesai dan 
PTFI telah mulai menjalankan kembali kegaitan di pabrik pengolahan. Pengiriman 
konsentrat diharapkan masih ak

[Non-text portions of this message have been removed]








[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke