Bung John yth,

Kalau berapa ribu gereja letak dijalan yang bernama Islamiah,  maka 
pertanyaannya mengapa di Bogor tidak dibolehkan?  Mengapa orang-orang di 
beberapa tempat di Jakrata  harus menyewa ruangan di mall untuk bikin 
kebaktian? Apakah bung  tidak meilihat itu sebagai keganjilan dalam masyarakat 
a, dan kalau  menrtut Bung itu soal biasa dan bukan karena ada suatu 
diskirimansi atau penindasan terhadap  kaum minoritas, katakan terus terang, 
sebarkan luas  dengan argumen supaya umum, yaitu kaum minoritas paham dan tidak 
merepotkan diri untuk menutut hak mereka.. 

Apakah itu buruk  dan menjelekan bung, karena  diberitakan tentang pemogokan 
buruh di Freeport untuk menuntut  kenaikan gaji  dan  perbaikan kondisi  kerja 
yang patut diperbaiki? Apakah  buruh-buruh disana itu bukan manusia dan 
warganegara  yanng tidak memunyai hak untuk mendapat upah dan kondisi kerja 
yang layak?

Salam dan hormat,




From: John Siswanto 
Sent: Thursday, December 15, 2011 5:10 AM
To: [email protected] 
Subject: Re: Bls: [inti-net] Manajemen dan Serikat Pekerja Freeport Capai 
Kesepakatan

  
Pertanyaan bung, pertanyaan paradoks yang tidak perlu dijawab...
soal Gereja di jalan muslim, bung tahu tidak ada berapa ribu gereja di 
Indonesia ? ada berapa yang dipermasalahkan ? 10, 100 atau hanya 1 kasus 
(gereja di nama jalan muslim) ?
terus apa hubungannya kesepakatan damai pihak karyawan dengan manajemen 
Freeport dengan kasus gereja Yasmin ?
mencari-cari kesalahan/kejelekkan negeri kami ?
JS

--- Pada Kam, 15/12/11, Sunny <mailto:ambon%40tele2.se> menulis:

Dari: Sunny <mailto:ambon%40tele2.se>
Judul: Re: Bls: [inti-net] Manajemen dan Serikat Pekerja Freeport Capai 
Kesepakatan
Kepada: mailto:inti-net%40yahoogroups.com
Tanggal: Kamis, 15 Desember, 2011, 8:03 PM

  

Itu pertanyaan mengasak otak. karena masalah sosial tidak statis pada satu 
bidang saja. Bung setuju dengan pernyataan mereka untuk tidak boleh ada gereja 
di jalan yang bernama muslim?

From: John Siswanto 
Sent: Thursday, December 15, 2011 4:12 AM
To: mailto:Undisclosed-Recipient%40yahoo.com ; 
mailto:inti-net%40yahoogroups.com 
Subject: Bls: [inti-net] Manajemen dan Serikat Pekerja Freeport Capai 
Kesepakatan

weleh..weleh..
Sunny..Sunny..
berita bagus saja bisa anda pelintir jadi berita miring...
sakit hati kok dipiara ?
JS

--- Pada Kam, 15/12/11, Sunny <mailto:ambon%40tele2.se> menulis:

Dari: Sunny <mailto:ambon%40tele2.se>
Judul: [inti-net] Manajemen dan Serikat Pekerja Freeport Capai Kesepakatan
Kepada: mailto:Undisclosed-Recipient%40yahoo.com
Tanggal: Kamis, 15 Desember, 2011, 7:10 PM

Refleksi : Rupanya tidak ada aksi solidaritas dari kaum buruh di luar Papua, di 
NKRI, sebab kalau ada aksi demikian seperti di negeri-negeri lain akan 
memperkuat tuntutan buruh Freeport bisa mendapat lebih banyak lagi dari apa 
yang disepakai sekarang. Tetapi begitulah keadaannya, apa lagi Papua mempunyai 
status “seperti wilayah jajahan” maka nyonya-nyonya dan tuan-tuan tidak sudi 
melakukan aksi solidaritas guna menyokong dan memperkuat kaum buruh di Papua 
untuk menperjuangkan tuntutan mereka.

http://www.suarapembaruan.com/home/manajemen-dan-serikat-pekerja-freeport-capai-kesepakatan/14869

Manajemen dan Serikat Pekerja Freeport Capai Kesepakatan
Kamis, 15 Desember 2011 | 9:02
Ancaman PT Freeport Indonesia untuk tidak menggaji karyawan yang mogok tak 
menyurutkan niat ribuan karyawan untuk mogok. Pelen-pelan mereka mulai 
berkumpul, Jumat (16/9) pagi di Kuala Kencana, tempat dimana Kantor Freeport 
berada. (Foto: SP/Robert Isidorus Vanwi) 

Berita Terkait

a.. Karyawan Freeport Kembali Mogok 
b.. Petrus Ayamseba Diajukan sebagai Pahlawan Buruh 
c.. Mogok Karyawan PT Freeport Indonesia Berlanjut 
d.. Aktivitas Freeport Lumpuh 
e.. Produksi PT Freeport Indonesia Lumpuh 
[JAYAPURA] PT Freeport Indonesia (PTFI) mengumumkan bahwa pihaknya telah 
mencapai kesepakatan dengan Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja yang akan 
dimasukkan ke dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) untuk dua tahun ke depan. 

Mogok kerja, yang dimulai pada 15 September 2011, telah berakhir dan pekerja 
akan mulai melapor ke posisi kerja masing-masing dalam beberapa hari mendatang. 
Ini dikatakan Juru Bicara PT Freeport Indonesia Ramdani Sirait, Rabu (14/12) 
malam.

Kata dia, sesuai dengan persyaratan yang disepakati, PTFI. sepakat untuk 
meningkatkan upah dasar sebesar 24 persen pada tahun pertama dan 13 persen di 
tahun kedua (setara dengan kenaikan 40 persen selama dua tahun). 

Selain itu, PTFI telah sepakat untuk memberikan peningkatan manfaat, termasuk 
peningkatan tunjangan perumahan, bantuan pendidikan dan tabungan pensiun Untuk 
tujuan kemanusiaan, 

Lanjut Ramdani, PTFI juga setuju untuk membayar satu kali bonus penandatanganan 
setara dengan tiga bulan upah dasar. Para pihak juga sepakat bahwa negosiasi 
upah di masa depan akan didasarkan pada biaya hidup dan daya saing upah di 
Indonesia.

"Manajemen PTFI dengan gembira telah mencapai ketentuan yang dapat diterima 
bersama dengan Serikat Pekerja dan menghargai dukungan dan bantuan dari 
berbagai instansi pemerintah dalam mencapai resolusi untuk kepentingan semua 
pihak,"ujarnya.

Dikatakan, Manajemen PTFI saat ini akan fokus dalam melanjutkan operasi 
perusahaan secara aman, harmonis dan efisien. Seperti dilaporkan sebelumnya, 
kegiatan di pabrik pengolahan telah berhenti beroperasi sejak 22 Oktober 2011, 
sambil menunggu perbaikan pipa konsentrat dan bahan bakar yang rusak sebagai 
akibat dari kerusuhan yang terjadi selama pemogokan.

"Perbaikan untuk jaringan pipa yang rusak secara substansial telah selesai dan 
PTFI telah mulai menjalankan kembali kegaitan di pabrik pengolahan. Pengiriman 
konsentrat diharapkan masih ak

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke