Ref: Keponakan Komodo yang kesasar?.  .

http://www.suarapembaruan.com/nasional/biawak-seukuran-buaya-hebohkan-warga-medan/14867

  a.. 
Biawak Seukuran Buaya Hebohkan Warga Medan
Kamis, 15 Desember 2011 | 8:47

 Buaya yang lepas dari kebun binatang karena banjir di Provinsi Nakhon Si 
Thammarat, coba kembali ditangkap [yahoo] 



[MEDAN] Masyarakat di Jl Garu IV, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan 
Amplas, Sumatera Utara (Sumut), heboh menyusul penemuan atas seekor biawak 
dengan panjang lebih dari dua meter yang berkeliaran di tengah masyarakat. 
Biawak dengan berat di atas 25 Kilogram (Kg) itu pun akhirnya dapat ditangkap 
ketika memasuki rumah salah seorang warga.

"Kami kira binatang melata ukuran buaya ini adalah Komodo. Namun setelah kami 
perhatikan ternyata seekor biawak. Binatang ini yang paling besar sepanjang 
penemuan masyarakat di daerah ini. Dulunya, memang ada namun hanya ukuran kecil 
sepanjang 30 Centimeter sampai 45 Cm," ujar seorang warga Garu IVIV, Hendra 
(40) kepada SP, Rabu (14/12) malam.

Menurutnya, orang yang pertama kali melihat biawak itu adalah Hemawan. Saat 
itu, Hemawan melihat binatang tersebut seperti terperangkap di bawah pagar 
rumah. Dia kemudian menanggil rekan-rekannya untuk menangkap biawak tersebut. 
Biawak berusaha kabur dari kepungan masyarakat. Masyarakat menangkap ekornya 
dan kemudian mengikat mulut binatang tersebut.

"Saya sempat takut melihat binatang ini. Binatang ini berkeliaran karena 
mungkin sedang kelaparan. Kami memang belum mendapatkan laporan dari masyarakat 
di sini atas kehilangan ayam. Bisa saja biawak ini menyasar dari rawa-rawa. 
Untuk memelihara biawak ini pun sepertinya tidak mungkin. Soalnya, dengan 
ukuran badan yang besar ini makanannya pasti ayam. Saya gak sanggup," kata 
Hemawan.

Muhammad Jasim (45), salah seorang warga di sana menyampaikan, biawak banyak di 
dalam parit besar di daerah itu. Namun, untuk ukuran lebih dari dua meter baru 
kali ini ditemukan. Biawak banyak berkeliaran karena dekat Sungai Deli. Tidak 
hanya biawak, ular ukuran besar pun dulunya sering ditemukan masyarakat  
berkeliaran. 

"Dulu masyarakat sini heboh melihat ular dengan diameter  sebesar pohon kelapa. 
Bahkan, ada labi - labi yang dapat kami tangkap dengan ukuran sebesar tampah. 
Dulu, daerah ini mmerupakan rawa - rawa. sampai saat ini, sebagian rawa - rawa 
masih ada. Di rawa - rawa itu mungkin masih banyak hewan besar. Ikan dengan 
berat 8 kg pun pernah kami dapat," sebutnya. [155] 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke