Teman2,

10 Desember yang lalu, saya menyampaikan proposal yang saya tujukan kepada pak 
EE Mangindaan serta laporan bagi Presiden SBY dan Gubernur Fauzy Bowo.

Pada surat itu saya kembali menyampaikan inisyatif 5 konsep terobosan
sebagai solusi bagi kemacetan lalin Jakarta/ kota besar. Pak SBY dan pak 
Mangindaan adalah para analyzer yang amat mementingkan faktor keamanan.

Saya percaya  bahwa aplikasi dari ke 5 konsep itu memenuhi kaidah-kaidah yang 
diperlukan bagi standar keamanan.

Saya mengucapkan terima kasih untuk perhatian dan feedback teman2, terutama 
atas respons kawan2. Feedback tersebut adalah masukan konstruktif bagi 
terobosan ini.
--------------------------------------
Solusi kemacetan di Jakarta mudah sekali penyelesaiannya. Contoh saja kota yg 
sudah maju dan lebih padat dibanding kota Jakarta. Misal Hongkong, Singapura, 
Bangkok, Kuala Lumpur, Guangzhou, Senzhen, Sydney, dll, solusinya semua sama 
yaitu MRT dan Monorail..

Thanks, pHendro. Dengan menerapkan 2 dari 5 konsep solusi, kemacetan
Jakarta (kota besar) akan berkurang sekitar 65%. Pelaksanaannya saya kira akan 
bisa produktif dalam waktu sekitar 12 bulan, Jika pemerintah
menerapkan 3 dari 5 konsep saya, kemacetan akan berkurang sekitar 80% yang bisa 
mulai produktif dalam waktu 2 tahun. Jika pemerintah menerapkan 4 dari 5 konsep 
saya, kemacetan akan berkurang 90% yang bisa dilaksanakan secara bertahap . 

Dengan 4 konsep tersebut, lalu lintas Jakarta akan sangat lancar
dan akan sanggup bertahan hingga 60 tahun ke depan. Seandainya pemerintah akan 
menerapkan konsep ke5, maka Jakarta akan memiliki sistim  transportasi massa 
yang cepat-murah-nyaman yang saya sebut sebagai Mass-Flash-Transporter (MFT). 

Dengan konsep ke 5, penduduk Jakarta memiliki
kesempatan memilih untuk menggunakan kendaraan konvensional dalam kelancarn 
lalu lintas, atau naik MFT yang sangat cepat, nyaman dan ekonomis.

Ketika di Aussie, saya juga berkesempatan naik kereta monorail di Sidney.

Monorail itu terletak beberapa meter diatas tanah. Namun perlu diingat
bahwa jumlah populasi di Sidney, jauh lebih sepi dibanding Jakarta, Bogor 
bahkan Tomohon sekalipun. Saya kira monorail tidak akan memadai dengan populasi 
yang sangat pada di kota-kota Indonesia.

Transportasi di Singapura yang padat dan serta sempit dan mahalnya lahan, 
sangatlah  tergantung pada  kereta listrik bawah tanah yang disebut 
Mass-Rapid-Transportation (MRT). Setiap beberapa menit, subwaytrain itu 
berhenti disetiap halte untuk menurunkan dan  mengangkut penumpangnya.


Dibanding dengan semrawutnya lalin Jakarta, MRT di Singapura yang bebas 
kemacetan ini jauh lebih baik. Namun subway MRT memiliki beberapa kelemahan. 
Pertama, pembuatan terowongan di bawah hutan beton Jakarta adalah sangat sulit 
dan beresiko tinggi. Walau tidak bisa dibandingkan dengan pemborosan kemacetan 
lalin Jakarta, sebenarnya MRT juga masih boros waktu dan energi. 

Kenapa MRT yang mengangkut sekaligus  ribuan penumpang serta bebas macet itu 
saya sebut masih boros waktu dan energi? Ini karena MRT harus berhenti berkali2 
di setiap stasiun (halte), untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Misalkan 
dalam setiap halte, MRT harus berhenti selama 2menit, maka MRT itu akan 
menghabiskan waktu ekstra untuk perlambatan dan percepatan sekitar 3menit. 
Seandainya dalam MRT terdapat 1000 penumpang yang harus berhenti 10 kali 
sebelum sampai tujuan berarti untuk mencapai halte ke 11, MRT itu sudah menyita 
waktu penumpamg sebanyak 10.000x5menit= 833 jam. 

Selain pemborosan waktu, setiap seluruh penumpang dan MRT harus
melakukan perubahan percepatan berulang-ulang: ‘injak gas’ setiap
meninggalkan halte  dan injak rem menjelang tiba di setiap halte. 

Padahal setiap perubahan akselerasi (percepatan) bagi pesawat dengan bobot 
puluhan ton adalah  pemborosan energi listrik yang sangat besar (KWHnya bisa 
dihitung sendiri ajd...)

1982, ketika kuliah di Unpar, saya sering melewati jalan berliku
dipegunungan kapur yang banyak dilalui truk pengangkut batu karang yang merayap 
karena beratnya beban dan tanjakan. Sambil mengemudi, saat itu saya merancang 
konsep dasar MFT, yang kemudian saya kembangkan dan sederhanakan sampai 
sekarang ini.

Masalahnya di kota-kota lain pembebasan tanahnya mudah, karena
pemerintahnya punya wibawa dan punya duit buat penggantian biaya pembebasan 
tanah. Di Jakarta tahu sendiri, mungkin kalau jadipun rel monorailnya bisa 
belak-belok ngga karuan karena banyak tanah-tanah misterius (baca: punya "orang 
kuat") yang steril dan tidak tersentuh (untouchable), sehingga tidak bisa 
dibebaskan untuk pembangunan proyek. He..he..dikita Presiden aja kalah digertak 
sama ketua Partai.  Apalagi cuma menteri yang bertanggung jawab sebagai 
koordinator.

Dalam solusi yang saya tawarkan, tidaklah mengandalkan pembebasan tanah.

3 konsep pertama adalah konsep sederhana mengenai manajerial serta
perbaikan infrastruktur lalin yang ada. Seluruh dari ke 5 konsep itu, tetap 
akan efektif walau tanpa pembebasan tanah sama sekali. Saya percaya bahwa 
konsep yang berkwalitas, akan lebih efektif dibanding dengan proyek yang mahal.



Teman2,

Tolong doakan dan dukung inisyatif solusi ini bisa diterima dan diterapkan 
dengan lancar dan baik. Insiyatif ini bukan hanya solusi bagi kemacetan 
transportasi ibu kota, tetapi merupakan juga terobosan konstruktif bagi 
prestasi bangsa kita, Indonesia.

Menyambut perayaan Natal 2011, saya mengucapkan *salam sukacita Natal* bagi 
sesama umat Kritiani.

Menjelang tibanya tahun yang baru, saya ucapkan *selamat Tahun Baru 2012 *buat 
teman2 semua.`

Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang akan melimpahkan* *berkat dan
rahmatnya bagi kita semua.**

Kedamaian, keamanan, ketentraman senantiasa menaungi bumi Nusantara yang makmur 
dan sejahtera.

Amin.

Salam kasih dari hati...

Mulyadi, Ansye, Elshadain, Adonain Liu.

* *
http://tionghoanet.blogspot.com/


------------------------------------

Untuk bergabung di milis INTI-net, kirim email ke : 
[email protected]

Kunjungi situs INTI-net    
http://groups.yahoo.com/group/inti-net

Kunjungi Blog INTI-net
http://tionghoanet.blogspot.com/
Subscribe our Feeds :
http://feeds.feedburner.com/Tionghoanet

*Mohon tidak menyinggung perasaan, bebas tapi sopan, tidak memposting iklan*
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/inti-net/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/inti-net/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke