Refl: Mau ditampung, taruhnya dimana, mau dibiarkan terlantar tambah repot. 
Inilah dilema yang sulit solusinya. Mungkin sekali tinggal hanya alternatif 
TKI/TKW  yang dipakai untuk dikirim ke negeri-negeri sahabat. 

http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=40&id=36156

KAMIS, 28 Desember 2011 | 

Angkatan Kerja Tambah 2 Juta Orang di 2012 


Jakarta, AE.- Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 
(Kemnakertrans) memproyeksikan pada tahun 2012 angkatan kerja di Indonesia 
bakal bertambah sebanyak 2,02 juta orang. Sehingga total angkatan kerja di 
tahun 2012 nanti menjadi 119,39 juta orang. 

Sedangkan kesempatan kerja diharapkan bakal bertambah sebanyak 2,70 juta orang 
sehingga menjadi 112,9 juta orang. "Secara umum pada tahun 2012, angkatan kerja 
masih didominasi oleh lulusan SD, namun kita harapkan dapat berkurang sebanyak 
1,37 juta orang, sehingga menjadi 55,7 juta orang (46,66%)," kata Menakertrans 
Muhaimin Iskandar dalam siaran persnya, Jakarta, Selasa (27/12/2011).

Sementara itu pada tahun 2013, angkatan kerja bertambah sebanyak 2,04 juta 
orang, sehingga menjadi 121,43 juta orang. Kesempatan kerja bertambah sebanyak 
2,93 juta orang, sehingga menjadi 115,30 juta orang.

Muhaimin menambahkan berdasarkan penyusunan dan pelaksanaan perencanaan tenaga 
kerja tahun 2012-2013 yang dilakukan Kemenakertrans, angkatan kerja yang 
berpendidikan SMTA (sekolah menengah tingkat atas) Kejuruan diharapkan 
bertambah sebanyak 1,38 juta orang, sehingga menjadi 11,53 juta orang (9,66%).

"Tahun 2012 nanti, Diperkirakan angkatan kerja yang berpendidikan Diploma dan 
Universitas bertambah sebanyak 1,51 juta orang, sehingga menjadi 11,17 juta 
orang (9,36%)," tambah Muhaimin. 

Menurut Muhaimin, tambahan jumlah angkatan kerja harus dikendalikan baik dari 
sisi jumlah maupun kualitas agar tidak berpotensi menjadi penganggur. 
Penciptaan kesempatan kerja yang banyak dan berkualitas, terutama pekerja 
formal harus diupayakan, serta perlindungan dan kesejahteraan pekerja yang 
dapat menjamin ketentraman pekerja beserta keluarganya.

Muhaimin mengatakan untuk dapat mencapai target-target tersebut, diperlukan 
kerja keras dari seluruh instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, serta 
swasta. Untuk itu, PTKN (perencanaan tenaga kerja nasional) ini segera 
disosialisasikan ke seluruh Instansi Pembina Sektor dan Daerah agar dijadikan 
pedoman penyusunan kebijakan dan program di unit kerjanya masing-masing, serta 
dijabarkan dalam Perencanaan Tenaga Kerja Sektoral, Perencanaan Tenaga Kerja 
Provinsi dan Perencanaan Tenaga Kerja Kabupaten/Kota.

Namun Muhaimin optimis terserapnya pengangguran karena bertambahnya kesempatan 
kerja di tahun-tahun mendapatang. “Sektor-sektor yang masih menyediakan 
kesempatan kerja dalam jumlah besar adalah sektor pertanian, sektor 
pertambangan, industri pengolahan, listrik, gas dan air, bangunan, perdagangan, 
hotel, restoran, sektor angkutan dan komunikasi serta sektor keuangan dan 
jasa,” kata Muhaimin."Sektor formal akan bertambah sebanyak 1,34 juta orang, 
sehingga menjadi 42,83 juta orang (38,12%), sedangkan kewirausahaan 
(entrepreneur) bertambah sebanyak 787 ribu orang," imbuh Politisi PKB ini.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke