China peringatkan runtuhnya kepercayaan pada euro 
Kamis, 19 Januari 2012 22:25 WIB | 821 Views

Beijing (ANTARA News/AFP) - Lembaga pemeringkat China, Dagong, memperingatkan 
bahwa masalah utang Eropa akan menyebabkan runtuhnya kepercayaan pada euro dan 
memprediksi memburuknya krisis keuangan global tahun ini.

Badan itu mengatakan kesulitan ekonomi dunia akan lebih parah pada 2012, dengan 
krisis utang berkembang menjadi "krisis mata uang" karena kepercayaan investor 
pada euro terus menderita.

"Kredibilitas euro akan jatuh, pasti mendorong aksi jual karena kepercayaan 
asing dalam mata uang tunggal runtuh," Dagong memperingatkan dalam laporannya 
bertajuk "Global Sovereign Credit Risk Outlook 2012" yang diterbitkan pada Rabu.

Dagong memiliki pengaruh yang relatif kecil di luar China, tetapi telah membuat 
berita dengan menuduh lembaga lebih terkenal, Moody`s, Fitch dan Standard & 
Poor`s penyebab krisis keuangan 2008 dengan tidak benar mengungkapkan risiko.

Ketua Dagong, Guan Jianzhong, seorang penasihat yang dibayar untuk pemerintah 
China, menegaskan lembaganya sepenuh independen -- dan berdiri dengan berbicara 
keras tentang saingan-sainganya, yang
peringkatnya mempengaruhi suku bunga di mana negara-negara dan perusahaan dapat 
meminjam.

Laporan Dagong muncul setelah Standard & Poor`s yang berbasis di AS menurunkan 
peringkat dana bailou, Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa (EFSF), dan sembilan 
negara zona euro dalam sepekan terakhir, memangkas peringkat berharga triple-A 
Prancis dan Austria.

Perusahaan China memangkas peringkatnya sendiri untuk Prancis dan Italia bulan 
lalu.

Dagong mengatakan dana yang tersedia untuk EFSF dan Mekanisme Stabilitas Eropa 
baru, berada di tempat pada Juni, adalah "tidak memadai untuk potensi kebutuhan 
penyelamatan krisis yang melanda negara-negara dan sektor perbankan".

Dikatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengesampingkan kemungkinan negara anggota 
tertentu menarik diri dari euro atau bahkan keruntuhan total zona euro karena 
depresiasi mata uang mendorong naik suku bunga dan inflasi.

(A026/A027)  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke