Refl: Ekonomi Jawa Barat tumbuh 6,48% dan ekonomi NKRI tumbuh 6,2% ?

http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/07/ArticleHtmls/Ekonomi-Jawa-Barat-Tumbuh-648-Persen-07022012010009.shtml?Mode=0


Ekonomi Jawa Barat Tumbuh 6,48 Persen 
BANDUNG


Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyatakan laju pertumbuhan ekonomi 
provinsi itu pada 2011 mencapai 6,48 persen. Seluruh lapangan usaha mengalami 
pertumbuhan positif kecuali sektor pertambangan dan pertanian, yang bergerak 
negatif. 
“Penyebabnya, produksi 2011 lebih rendah,” kata Kepala Bidang Neraca Wilayah 
dan Analisis Statistik BPS Jawa Barat Ade Rika Agus di Bandung kemarin. 

Pertumbuhan ekonomi sektor pertambangan menurun 5,09 persen, sementara sektor 
pertanian mencatat minus 0,09 persen. 

Sedangkan lapangan usaha sektor konstruksi, komunikasi, dan jasa keuangan 
tumbuh 13-14 persen. Adapun sektor usaha yang menjadi penyumbang terbesar laju 
pertumbuhan ekonomi Jawa Barat adalah sektor perdagangan, hotel, dan restoran. 

Dari segi penggunaan, pertumbuhan konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama 
laju pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. Sektor konsumsi rumah tangga, misalnya, 
menyumbang 3,7 persen. “Padahal impor kita tinggi, hingga 4,6 persen 
pertumbuhannya,” kata Rika. 

Badan Statistik mencatat, besaran produk domestik regional bruto Jawa Barat 
untuk triwulan IV mencapai Rp 223,49 triliun. Tiga sektor usaha yang dominan 
dari sisi lapangan usaha di antaranya sektor industri pengolahan, perdagangan, 
serta pertanian. 

Dari sisi penggunaan, mayoritas pemasukan itu digunakan untuk konsumsi rumah 
tangga, dengan porsi 59,48 persen, disusul ekspor 36,07 persen, dan pembentukan 
modal tetap bruto 18,61 persen. 

Rika mengatakan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat terhitung masih di atas 
rata-rata jika dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Laju pertumbuhan 
ekonomi Jawa Barat relatif meningkat. Pada 2009, lajunya hanya 4,19 persen, 
pada 2010 menjadi 6,2 persen, dan pada 2011 tumbuh 6,48 persen. 

Badan Statistik juga merilis Indeks Tendensi Konsumen Jawa Barat untuk triwulan 
IV 2011 untuk persepsi rumah tangga mengenai kondisi ekonomi dan perilaku 
konsumsi, dengan nilai persepsi 108,7 poin. Kepala BPS Jawa Barat Lukman Ismail 
menjelaskan, sebanyak 1.890 orang yang ditanyai berpendapat kondisi ekonomi 
terus membaik. 

“Kondisi ekonomi konsumen membaik didorong oleh pe ningkatan pendapatan rumah 
tangga,” katanya. ● AHMAD FIKRI 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke