Gara-gara Kepergok Mau Ambil Rokok, ABG di Lampung Dibakar Massa
Kamis, 16 Februari 2012
 Ilustrasi [google]

[BANDAR LAMPUNG] Gara-gara ketahuan hendak mencuri rokok, seorang bocah bernama 
Her (15)  nyaris tewas dibakar massa, dan  kini korban tengah dirawat di rumah 
sakit akibat luka bakar disekujur tubuhnya.

Aksi bakar itu dilakukan warga secara spontanitas ketika memergoki korban yang 
hendak dua bungkus rokok seharga Rp 14 ribu  disebuah warung di  Kampung 
Mulyajaya, Kecamatan Rebangtangkas, Kabupaten Way Kanan.

Akibatnya kondisi Her kritis karena mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, 
ujar Kapolres Way Kanan AKBP Agus Prianto didampinggi Kabid Humas Polda 
Lampung, AKBP Sulistianigsih pada SP Kamis (16/2).

Menurut Kapolres peristiwa itu terjadi ketika Her pada Selasa (14/02) masuk ke 
rumah tetangganya hendak mencuri dua bungkus rokok merek Rawit. Her masuk ke 
dalam rumah warga Kampung Mulyajaya, Kecamatan Rebangtangkas, Kabupaten 
Waykanan itu lewat atap dapur, namun dipergoki pemilik rumah yang spontan 
meneriakinya maling.

Puluhan warga langsung berdatangan dan mengepung dan menangkap Her. Selanjutnya 
Her dibawa ke alung-alun lalu disiram bensin dan dibakar oleh puluhan warga. 
Aksi massa baru berhenti setelah kedua orang tuanya memohon-mohon kepada warga 
agar anaknya diampuni.

Menurut beberapa saksi di lapangan, aksi massa itu terjadi sekitar pukul 05.00 
WIB. Warga yang sudah kesal dengan seringnya kehilangan barang-barang di rumah 
membuat mereka tidak lagi bisa memberi ampun kepada tersangka yang masih 
dibawah umur tersebut.

"Her masuk rumah Suriyadi, warga Dusun Cempaka Putih, Kampung Mulyajaya, Way 
Kanan,  Lampung dengan membongkar atap dapur korban. Nahas, aksi itu tepergok 
pemilik rumah dan tanpa berkutik tersangka langsung diringkus warga lalu dibawa 
ke alun-alun. Setelah itu disiram bensin di sekujur tubuhnya. Kemudian seorang 
warga menyulut korek api. Dengan cepat api membakar wajah dan leher Her yang 
hingga kini masih kritis," ujar Dodi salah satu saksi mata.

Orang tua Her, As (45) mengaku sudah meminta ampunan agar anaknya jangan 
dibakar namun permintaan itu tidak juga dipedulikan warga.

Kapolres Way Kanan AKBP Agus Prianto menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki 
dan meminta keterangan saksi-saksi terkait aksi pencurian dan pembakaran yang 
dilakukan massa terhadap tersangka yang masih dibawah umur.

"Sampai saat ini kami masih meminta keterangan sejumlah saksi mata dan pemilik 
rumah yang hendak dicuri barang-barangnya. Tersangka pencurian sudah kita bawa 
ke puskesmas terdekat lalu dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Pagaralam. Melihat 
luka bakar yang cukup parah, tersangka dirujuk ke RSUD Baturaja, Sumatera 
Selatan. Kami juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 14.000 dan 
rokok Rawit dua bungkus," ujar Kapolres.

Diambahkan, Her dibawa ke RSUD Baturaja mengingat, jarak Way Kanan –tempat 
kejadian perkara lebih dekat ke Baturaja ketimbang Bandarlampung. 
“Mudah-mudahan membantu menyelamatkan korban. Mengingat luka bakar Her sangat 
serius,” pungkasnya. (NVS/L-9)

http://www.suarapembaruan.com/home/gara-gara-kepergok-mau-ambil-rokok-abg-di-lampung-dibakar-massa/17193

Kirim email ke