Refl:  Kalau ketidakadilan adalah sumber konflik, mengapa tidak diperangi 
ketidakadilan? Siapa yang berkuasa selama ini yang membiarkan berlangsungnya 
ketidakadilan?

http://www.suarapembaruan.com/nasional/ketidakadilan-merupakan-sumber-konflik-bukan-agama/17477

Ketidakadilan Merupakan Sumber Konflik, Bukan Agama
Kamis, 23 Februari 2012 | 15:32

 Surahman Hidayat [google] [JAKARTA] Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) Partai 
Keadilan Sejahtera (PKS) Surahman Hidayat menegaskan, sumber konflik yang 
banyak berkembang pada saat ini bukan agama tapi karena adanya ketidak-adilan.

"Agama bukanlah sumber konflik. Selama ini sentimen agama sering dimunculkan 
untuk memicu konflik, padahal sumber konfliknya sebenarnya adalah 
ketidak-adilan," ujar Surahman di Jakarta, Kamis (23/2), menanggapi kedatangan 
misi perdamaian yang dibawa delegasi lintas agama asal Amerika Serikat.

Sebelumnya sebanyak 13 orang delegasi lintas agama asal Amerika Serikat 
berkunjung ke Jakarta. Mereka mewakili komunitas agama Kristen, Yahudi, dan 
Islam. Mereka datang dengan membawa misi perdamaian guna mengubah paradigma 
dunia terhadap peran agama, yang sampai saat ini agama masih dianggap sebagai 
sumber konflik.

Menurut Surahman Hidayat yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu, pihaknya 
tetap menyambut baik misi perdamaian tersebut dan sepakat dengan perlunya 
mengubah paradigma masyarakat dunia terhadap agama.

"Kita setuju dengan misi perdamaian dengan mengubah paradigma masyarakat dunia 
terhadap agama. Tetapi jangan lupa pula bahwa perdamaian dunia tidak akan 
tercapai tanpa kondisi tatanan dunia yang berkeadilan dan berkeseimbangan," 
katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa mengubah paradigma tentang peran agama ini baik dan 
hal itu masih perlu dilengkapi lagi dengan membangun tatanan dunia yang harus 
memberikan keadilan.

"Kita berharap setelah ini tidak hanya misi perdamaian yang dilakukan, tetapi 
bagaimana upaya untuk membangun sistem dunia yang adil dan seimbang. Dengan 
begitu perdamaian dunia Insya Allah akan tercapai," ujarnya. [Ant/L-9]  


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke