Inilah Rencana Kompensasi Bagi Pengusaha Angkutan 
Achmad Faizal | A. Wisnubrata 

KOMPAS/HERU SRI KUMOROAngkutan umum menunggu penumpang di Terminal Kampung 
Melayu, Jakarta, Rabu (7/3/2012). Sebagai kompensasi kenaikan BBM bersubsidi 
yang direncanakan mulai 1 April, Pemerintah menjanjikan memberikan subsidi bagi 
pengelola angkutan umum. 

SURABAYA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan menyiapkan opsi kompensasi agar 
pengusaha angkutan tidak terlalu tertekan, sehingga tidak menaikkan tarif 
angkutan terlalu tinggi bila pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak 
(BBM) per 1 April mendatang. 

Opsi kompensasi tersebut kata Direktur Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sudirman 
Lambali, diantaranya dengan menghilangkan atau mengurangi pajak pembelian suku 
cadang kendaraan dan pajak kendaraan. Hal lain adalah menurunkan atau bahkan 
menanggung suku bunga bank bagi perusahaan angkutan yang akan melakukan 
peremajaan armada. 

''Opsi -opsi tersebut kini tengah dibahas, dan diharapkan dapat diterapkan 
tidak lama setelah pemerintah resmi menaikkan harga BBM,'' kata Sudirman di 
Surabaya, Minggu (11/3/2012). 

Skema-skema tersebut menurut dia sengaja didesain menyentuh agar 
kebutuhan-kebutuhan vital pengusaha angkutan dengan harapan kenaikan BBM tidak 
terlalu berdampak. Pada gilirannya, masyarakat pun masih dapat merasakan tarif 
angkutan dengan harga yang terjangkau. 

''Jika pengusaha menaikkan tarif terlalu tinggi, yang kasihan juga 
masyarakat,'' jelasnya. 

Seperti diberitakan, pemerintah berencana menaikkan harga BBM per 1 April 2012. 
Pemerintah telah mengajukan usulan kenaikan harga BBM bersubsidi Rp 1.500 per 
liter dalam Rancangan APBN Perubahan 2012. 

Dalam RAPBN-P 2012, pemerintah mengusulkan asumsi harga minyak mentah Indonesia 
(ICP) dipatok 105 dollar AS per barrel. Namun, pemerintah minta diberi 
keleluasaan untuk kembali menaikkan harga premium dan solar jika perkembangan 
ICP mencapai 5 persen di atas asumsi ICP dalam APBN-P 2012. 

Empat kompensasi telah disiapkan pemerintah bagi masyarakat yang terkena dampak 
kenaikan harga BBM. Kompensasi itu, antara lain, bantuan langsung tunai, 
menambah jumlah penerima beasiswa bagi masyarakat miskin, menambah jumlah beras 
untuk rakyat miskin, dan kompensasi bagi sektor transportasi. 
Click Here 
http://tionghoanet.blogspot.com
http://export-import-indonesia.blogspot.com/
http://chinese-clubs.blogspot.com
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
http://lowongannet.blogspot.com
http://iklanbarisbisnis.blogspot.com/
http://sarung-indonesia.blogspot.com
http://bethani-indonesia.blogspot.com
http://bethany-indonesia.blogspot.com/
http://biznetter.blogspot.com/ 

Get your Financial Freedom here :
http://www.pulsagram.com/?id=CN121810  
http://www.asetBCA.com/?id=bimagroup    

Get your Free USD 10 and let it Grow !   
Click Here !
http://adv.justbeenpaid.com/?r=kQSQqbUGUh&p=jsstripler5
http://tinyurl.com/bimagroup  

Kirim email ke