Catatan Harsutejo
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Jadi Guru Buat RRT?
Dalam kolomnya di harian Kompas 14 Maret 2012, Rene L Pattiradjawane
memaparkan singkat tentang krisis global yang terutama melanda AS dan Eropa.
Sebagai dampaknya antara lain bahkan RRT pun menurunkan target laju pertumbuhan
ekonominya menjadi 7,5%. Disebutkan kini negara raksasa baru ini dengan
cadangan devisa terbesarnya: 3,2 triliun dollar AS menjadi kreditor terbesar
menggantikan Bank Dunia dan IMF dan menjadi pembeli terbesar bahan bakar minyak.
Selanjutnya kolomnis ini mengingatkan, “kita pun perlu waspada agar
kebangkitan China jangan sampai menjadi bumerang karena kemajuan dan
pertumbuhannya yang masif akan menjadi persoalan baru. Kewaspadaan perlu
dipegang terkait dengan semakin langkanya sumberdaya alam, sumber pangan, dan
persoalan lingkungan hidup�. Si penulis punya harapan hebat dan mulia, Pesan
ini yang harus disampaikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada penguasa
di Beijing ketika berkunjung akhir bulan ini�.
Sebelum SBY yang doktor Ilmu Pertanian itu didapuk menjadi guru buat
negara raksasa tersebut, kebih baik lagi jika dia menjadi murid negaranya
sendiri, selama menjadi Presiden RI apa saja yang telah dilakukannya dalam hal
sumberdaya alam, pangan dan lingkungan hidup.