Refl: Apakah ekonomi berada dalam keadaan bahaya dan oleh karena itu harus 
diselamatkan? Apakah tidak cukup dengan harga BBM dinaikan untuk menyelamatkan 
ekonomi?


http://www.gatra.com/nasional-cp/1-nasional/10063-sby-setgab-sepakat-selamatkan-perekonomian-nasional

SBY: Setgab Sepakat Selamatkan Perekonomian Nasional 
Thursday, 15 March 2012 00:47 
Bogor - Sejumlah partai politik koalisi pendukung pemerintahan Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono sepakat untuk menyelamatkan perekonomian nasional dari 
gejolak perekonomian global, serta mempersiapkan bantuan sosial yang tepat bagi 
masyarakat yang membutuhkan.
Kesepakatan tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, usai 
pertemuan dengan pimpinan parpol anggota koalisi, di kediaman pribadinya Puri 
Cikeas Indah, Bogor, Rabu malam (14/3).

"Jajaran partai koalisi sangat peduli pada penyelamatan perekonomian nasional 
serta penyelamatan kehidupan rakyat termasuk dampak dari gejolak perekonomian 
global terhadap perekonomian kita yang secara langsung juga berdampak pada 
masyarakat kita," tuturnya.

Dalam diskusi yang dihadiri ketua umum dan sekretaris jenderal enam partai 
politik anggota koalisi itu, menurut Yudhoyono, juga dibahas skema bantuan 
sosial yang tepat bagi masyarakat yang akan terkena dampak kenaikan harga Bahan 
Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Sesuai aturan berlaku harapan kita pada Maret pembahasan APBNP 2012 yang 
rancangannya telah diusulkan oleh pemerintah bisa rampung," ujarnya.

Dengan demikian, lanjut dia, akan ada kepastian APBN yang telah diperbaiki itu 
adalah anggaran yang sehat, tepat, dan bisa menyelamatkan perekonomian nasional.

Presiden Yudhoyono menyatakan, pertemuan enam partai politik anggota koalisi 
dilakukan karena terdorong urgensi untuk membahas situasi perekonomian saat ini.

Pada pertemuan tersebut, pemerintah menjelaskan kepada pimpinan partai politik 
anggota koalisi tentang rencana kebijakan APBNP 2012. Kemudian setiap pimpinan 
partai politik anggota koalisi diberikan kesempatan untuk mengemukakan 
pandangan dan usulan mereka.

"Semua sudah menyampaikan pandangan, usulan, yang saya pandang sesuai, baik, 
dan konstruktif karena kita ingin menetapkan kebijakan memilih satu opsi dan 
kemudian kita jalankan untuk kepentingan rakyat dan menyelamatkan perekonomian 
dari berbagai tekanan kita rasakan dewasa ini," tutur Yudhoyono.

Meski demikian, Presiden menyatakan pertemuan pimpinan partai politik anggota 
koalisi itu tidak lantas menggantikan forum yang diatur dalam konstitusi, yaitu 
pembahasan anggaran antara pemerintah dan DPR.

"Keputusan tidak pada forum konsultasi ini tetapi tetap pada sistem yang 
berlaku dan undang-undang yang berlaku," ujarnya.

Namun, lanjut Yudhoyono, karena pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wakil 
Presiden Boediono adalah pemerintahan yang dibangun oleh koalisi maka menjadi 
misi pimpinan partai politik untuk bersama-sama merumuskan pilihan kebijakan 
yang terbaik serta mengawal kebijakan tersebut agar bisa berjalan secara baik.

Hadir dalam pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam itu Wakil Presiden 
Boediono, ketua umum dan sekretaris jenderal partai politik anggota koalisi 
serta beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu antara lain Menko Polhukam 
Djoko Suyanto, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo, dan Menteri Energi Sumber 
Daya Mineral Jero Wacik.

Usai pertemuan, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo mengatakan semua partai 
politik anggota koalisi pada prinsipnya menyetujui rencana pemerintah menaikkan 
harga BBM bersubsidi.

Sedangkan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menegaskan yang harus 
dipikirkan bersama oleh partai politik koalisi adalah merumuskan bentuk empati 
yang tepat bagi masyarakat miskin yang akan terkena dampak kenaikan harga BBM. 
[TMA, Ant]

++++

http://www.tribunnews.com/2012/03/15/sby-harga-bbm-naik-untuk-selamatkan-ekonomi
Kenaikan Harga BBM
SBY: Harga BBM Naik untuk Selamatkan Ekonomi
Tribunnews.com - Kamis, 15 Maret 2012 06:58 WIB
 Tribunnews.com/Hasanuddin AcoPresiden SBY 
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan partai 
politik yang tergabung dalam Setgab Koalisi berjanji bahwa kebijakan menaikkan 
harga bahan bakar minyak (BBM) tidak makin memberatkan masyarakat 
berpenghasilan rendah.

Pasalnya, sebagaimana diutarakan SBY, pemerintah dan Setgab Koalisi telah 
memikirkan perindungan sosial bagi mereka yang dinilai tidak mampu dan yang 
akan paling merasakan dampaknya.

“Semua memikirkan bagaimana perlindungan sosial dan bantuan kepada masyarakat 
itu sesuai. Itulah kepedulian kita semua yang kami empati kepada masyarakat 
dimana harga BBM disesuaikan untuk mereka semua,” demikian janji SBY, saat 
konferensi pers, menyampaikan pokok bahasan dalam pertemuan petinggi Parpol 
Koalisi, di Kediamannya, Cikeas, Rabu (14/3/2012).

Apalagi, lanjut SBY, kebijakan menaikkan harga BBM subsidi bertujuan untuk 
menyelamatkan perekonomian nasional. Dengan itu pula, pemerintah berharap 
pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu meningkat mencapai sasaran yang ditetapkan 
dalam APBN 2012. Akhirnya juga kesejahteraan rakyat bisa tetap terjaga.

“Kepada rakyat, bisa kami sampaikan bahwa jajaran pimpinan partai koalisi 
sangat peduli pada penyelamatan perekonomian serta penyelamatan kehidupan 
rakyat."

"Termasuk dampaknya dari gejolak perekonomian global, kepada perekonomian kita 
dan yang secara langsung juga akan berdampak pada masyarakat kita. Kami sangat 
peduli dan kami mendiskusikan panjang lebar kira-kira bantuan perlindungan 
sosial seperti apa yang tepat untuk rakyat kita,” ucap SBY.

Penulis: Srihandriatmo Malau | Editor: Anwar Sadat Guna
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke