SBY: Harga BBM Naik untuk Selamatkan Ekonomi Oleh Srihandriatmo Malau | TRIBUNnews.com
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Andri Malau TRIBUNNEWS.COM, CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan partai politik yang tergabung dalam Setgab Koalisi berjanji bahwa kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak makin memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah. Pasalnya, sebagaimana diutarakan SBY, pemerintah dan Setgab Koalisi telah memikirkan perindungan sosial bagi mereka yang dinilai tidak mampu dan yang akan paling merasakan dampaknya. “Semua memikirkan bagaimana perlindungan sosial dan bantuan kepada masyarakat itu sesuai. Itulah kepedulian kita semua yang kami empati kepada masyarakat dimana harga BBM disesuaikan untuk mereka semua,” demikian janji SBY, saat konferensi pers, menyampaikan pokok bahasan dalam pertemuan petinggi Parpol Koalisi, di Kediamannya, Cikeas, Rabu (14/3/2012). Apalagi, lanjut SBY, kebijakan menaikkan harga BBM subsidi bertujuan untuk menyelamatkan perekonomian nasional. Dengan itu pula, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu meningkat mencapai sasaran yang ditetapkan dalam APBN 2012. Akhirnya juga kesejahteraan rakyat bisa tetap terjaga. “Kepada rakyat, bisa kami sampaikan bahwa jajaran pimpinan partai koalisi sangat peduli pada penyelamatan perekonomian serta penyelamatan kehidupan rakyat." "Termasuk dampaknya dari gejolak perekonomian global, kepada perekonomian kita dan yang secara langsung juga akan berdampak pada masyarakat kita. Kami sangat peduli dan kami mendiskusikan panjang lebar kira-kira bantuan perlindungan sosial seperti apa yang tepat untuk rakyat kita,” ucap SBY. SBY Minta Setgab Dukung Kenaikan BBM Hindra Liu | Benny N Joewono | Kamis, 15 Maret 2012 | 00:54 WIB KOMPAS/RIZA FATHONIPresiden Susilo Bambang Yudhoyono JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada pertemuan konsultasi dengan para pemimpin partai politik yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan Parpol Pendukung SBY-Boediono di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Rabu (14/3/2012), meminta dukungan terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pada pertemuan tersebut, Menteri Keuangan Agus Martowardjojo dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik sempat memberikan penjelasan detail mengenai rencana kenaikan BBM. "Sebagai partai koalisi, harapannya memang ada pengertian terhadap kebijakan yang akan diambil," jawab Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan M Romahurmuziy ketika ditanya apakah SBY meminta dukungan Setgab terkait rencana kenaikan harga BBM. Pada kesempatan tersebut, Romi, demikian Romahurmuziy disapa, mengatakan, Presiden mendengarkan berbagai masukan yang disampaikan para pemimpin parpol mitra koalisi. Semuanya sepakat untuk mengamankan dan menyelamatkan perekonomian nasional. "Ini penting sebagai landasan sikap dan tindakan dari seluruh jajaran pemerintahan. Tentu harapannya pemerintahan bisa diamankan karena ini merupakan pemerintahan koalisi," kata Romi. Ditambahkannya, tak ada keputusan yang diambil pada pertemuan ini. Setgab menyerahkan proses pembahasan kenaikan harga BBM kepada DPR.
