Sangat mengharapkan pada aparat hukum segera menindak korupsi semacam
ini, karena korupsi semacam ini, selain menimbulkan kerugian keuangan
negara, juga membahayakan keselamatan jiwa, serta merusak masa depan
generasi penerus

Simpati - Sarasehan Mandiri Pemberantasan Korupsi

---------------------
On Thu, 3/8/12,�Basso S <[email protected]> wrote:

Sekolah Ambruk, Penegak Hukum Kik-kuk

Blitar, portal nasional Sudah lebih dari satu tahun kasus ini
terbengkelai, meski mantan Wakil Bupati Blitar Arif Fuadi yang saat itu masih 
menjabat, dan sudah diganti dengan pejabat baru, para pelaku belum  diperiksa, 
apalagi ditangkap.

Ada dugaan pelaku juga melakukan hal yang sama pada puluhan sekolah yang  
mendapat dana DAK pendidikan 2009 di kabupaten Blitar. Hal ini tentunya  
menimbulkan kerugian keuangan negara, sekaligus membahayakan
keselamatan siswa maupun guru yang sedang belajar mengajar.

Bisa jadi, pemeriksaan tersebut mengalami jalan buntu karena pelaku yang  
bernama Inu Laksito Wibowo itu selalu membawa nama Lembaga Pengabdian 
Masyarakat (LPM) ITS Surabaya. Bisa juga karena pelaku selalu mencatut nama 
Wima (putra bupati yang saat ini menjabat lagi), sehingga semua pekerjaan 
pembangunan di Blitar seolah-olah dimenangkan oleh Wima dan dikerjakan oleh Inu 
Laksito Wibowo.

Jika pekerjaan bagus sebenarnya tidak masalah, tapi jika memanfaatkan
nama orang tua yang pejabat lalu kemudian membuat gedung sekolah ambruk  dan 
membahayakan nyawa masyarakat banyak, apa tetap harus didiamkan,kata M. Usman 
Abdullah, Koordinator Pengamat Kecelakaan (pecel) Blitar.

NB: agar info seimbang tentunya perlu konfirmasi pada Ir. Inu Laksito Wibowo
HP: 081332902442, 087852699733

Kirim email ke