PDIP Bukan Penunggang Demonstrasi BBM 
http://www.gatra.com/nasional-cp/1-nasional/10545-pdip-bukan-penunggang-demonstrasi-bbm

Jakarta - Politikus PDI Perjuangan, Aria Bima, Senin (26/4), di Jakarta, 
menegaskan, partainya bukan menunggangi, melainkan memimpin aksi-aksi 
demonstrasi menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi.

Ia mengaku gemas mendengar tuduhan politikus Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, 
seolah partainya menunggangi aksi-aksi demonstrasi mahasiswa.

Bima yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR ini menambahkan, sejak sebelum 
demonstrasi mahasiswa merebak, sikap partainya sudah jelas dan tegas menolak 
opsi menaikkan harga BBM.

Sehingga, menurut dia, wajar jika partainyalah yang berdiri di depan, memimpin 
aksi unjuk rasa menentang rencana pemerintah menaikkan harga BBM.

"Sekali lagi kami tegaskan, PDI Perjuangan tidak menunggangi, tetapi justru 
memimpin aksi-aksi demonstrasi menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM," 
katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, tidak benar jika keterlibatan kader-kader PDI 
Perjuangan di lapangan tersebut menunggangi aksi demonstrasi menolak kenaikan 
harga BBM.

"Mereka tidak menunggangi, tetapi memimpin! Dan itu sudah berlangsung sejak 
awal," katanya.

PDI Perjuangan, kata Bima, menolak penaikan harga BBM bersubsidi lantaran 
meyakini Pemerintah sebenarnya masih bisa mencari jalan keluar selain menaikkan 
harga BBM.

Misalnya, menurut dia, melakukan penghematan anggaran perjalanan dinas pejabat, 
melakukan efisiensi BPH Migas dan Pertamina, serta meningkatkan produksi 
(lifting) minyak dalam negeri.

Pemerintah, lanjutnya, juga bisa menekan harga BBM dengan membeli langsung 
minyak mentah kepada negara produsen, bukan melalui makelar dan spekulan 
seperti selama ini.

Seiring dengan itu, dia mengharapkan Pemerintah bisa menyiapkan kilang-kilang 
pengolahan BBM di dalam negeri dan mengembangkan industri bahan bakar nabati 
pengganti BBM.

"Namun, opsi selain menaikkan harga BBM itu tidak pernah serius dilakukan. 
Pemerintah hanya mau cari gampangnya saja dengan langsung menaikkan harga BBM," 
katanya. [TMA, Ant]
Visit 
http://jakartametronews.blogspot.com/
http://jakartaonlinenews.blogspot.com/
http://lowongannet.blogspot.com
http://iklanbarisbisnis.blogspot.com/
http://groups.yahoo.com/group/inti-net
http://export-import-indonesia.blogspot.com/
http://chinese-clubs.blogspot.com
http://batavia-news-networks.blogspot.com/

Kirim email ke