Kayaknya terlalu sedikit kalo cuma 5 ribu orang.
Kemarin ini waktu demo BBM konon 100,000 orang dari buruh Tangerang dll saja 
baru lumayan berefek. kalo cuma 5000 kayaknya nggak begitu ngaruh. Paling 
sebelum masuk ke wilayah perbatasan Jakarta, sudah disuruh balik ke Tangerang.



Hari Buruh 1 Mei, 5 Ribu Buruh Tangerang Siap ke Jakarta
Dira Derbi - detikNews
Minggu, 22/04/2012 17:28 WIB

aspirasi buruh/Bagus Kurniawan-detikcom
Tangerang Sebanyak 5 ribuan buruh se-Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota 
Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) akan bergerak menuju DKI Jakaryta 
mengelar aksi besar-besaran pada peringatan Hari Buruh se-dunia atau May Day, 
Selasa (1/5) awal bulan depan.

Selain melayangkan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, kaum pekerja mendesak 
May Day dijadikan sebagai hari libur nasional.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kab/Kota Tangerang, 
Riden Hatam Azis mengatakan, aksi buruh pada May Day nanti akan sangat berbeda 
dari demonstrasi buruh sebelumnya, karena ribuan buruh se-Jabodetabek 
konsentrasi menggeruduk Jakarta. Titik-titik sentral dan kantor pemerintahan 
pusat akan dijadikan sasaran lokasi buruh berorasi. Koordinasi dan persiapan 
telah dilakukan buruh beberapa hari ini untuk memaksimalkan aksi memperingati 
May Day di Jakarta.

"Pada May Day sebanyak 5 ribu buruh se-Tangerang Raya akan mengepung Jakarta," 
kata Riden, Minggu (22/4/2012).

Riden mengutarakan, 5 ribu buruh dari Tangerang mencakup 80 unit kerja buruh di 
Tangerang. Mereka akan berkumpul di Jalan Tol Bitung dan titik-titik sentral 
yang telah disepakati aliansi buruh melalui rapat persiapan May Day sebelumnya, 
untuk kemudian bergerak ke Jakarta. Bundaran Hotel Indonesia, menjadi sasaran 
utama. Selain menyiapkan pasukan, konsolidasi persiapan May Day dengan membuat 
ratusan spanduk, poster, kaos warna merah berisikan sejumlah tuntutan telah 
dipersiapkan.

Tuntutan para buruh pada May Day, kata Riden, antara lain segera membuat 
Peraturan Presiden (Perpres) tentang pelaksanaan BPJS, pemberlakuan upah layak 
nasional, tolak outsourcing dan jadikan May Day sebagai hari libur nasional.

"Pemerintah harus melegalkan May Day sebagai hari libur nasional, May Day 
sebagai hari kemenangan bagi kaum buruh. Karena Indonesia mulai bergerak dari 
agraris menuju industrialisasi," kata Riden.

Sementara, Ketua Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) Tangerang, Koswara, 
mengatakan, ada sekitar 2.000 buruh di bawah koordinator FSBKU akan mendatangi 
Jakarta. Para buruh akan berkumpul di bawah Jalan Tol Bitung, Jalan Raya 
Serang, Kabupaten Tangerang.

Konsentrasi buruh juga dilakukan pada sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang dan 
Kota Tangerang Selatan, sebelum menuju Jakarta buruh akan berorasi di 
Tangerang. Di Jakarta, buruh Tangerang fokus menduduki kantor Kementerian 
Tenaga Kerja dan BP Migas.

Koswara menuturkan, tema utama dalam peringatan May Day nanti yakni melawan 
ekonomi kapitalisme. Poin dari tuntutan itu, menolak Kepmen 17 tahun 2005 
tentang makanisme survei pengupahan, tolak praktek upah murah, tolak 
pemberangusan serikat pekerja dan kerja kontrak outsourcing, lindungi aset-aset 
nasional. Mereka juga menolak sistem pekerjaan di perusahaan dan industri yang 
membuat kehidupan buruh kian menderita.

"Pada May Day nanti, kami juga mengangkat penolakan harga kenaikan BBM,"kata 
Koswara.

(nrl/nrl)
Baca Ju

Kirim email ke